Ice cream

image

Title : Ice Cream
Author : Ahn hayi
Cast : Wu Yifan and Jung Shin Ra (OC)
Genre : Romance
Rating : PG17
Lenght : Fluff
Disclaimer : Story line belong to me. Kris is Mine SMEtn, his parents, and God. Don’t Copas or plagiarisme !!
An : Fanfiction pertamaku dengan nama pena berbeda. Semoga suka dan selamat membaca. Jangan lupa tinggalkan jejak !! Xoxo !!

©ahnhayi

Sabtu sore. Hari yang cocok untuk dihabiskan bersama sang kekasih. Apalagi, dihari yang cerah ini. Nuansa romantis di Taman Kota Seoul ini sangat terasa ditambah warna warninya bunga yang sedang bermekaran. Yup, ini adalah musim semi. Musim hangat nan indah yang harus dimanfaatkan sebaik- baiknya bersama sang kekasih tercinta untuk menambah kedekatan antar sesama. Namun, keindahan ini sepertinya tak berpengaruh terhadap suasana hati seorang pria asal Canada ini. Sejak kepulangannya dari China ke Korea tadi pagi, ia terlihat kusut tak bersemangat. Seperti saat ini pula, keindahan taman Seoul tak mempengaruhi hatinya menjadi lebih baik sedikitpun. Bahkan, kecantikan dan ocehan panjang gadis disampingnya ini dianggap angin lalu.

Sedari tadi, namja pirang ini, Wu Yi Fan, terdiam cemberut mengerucutkan bibir mungil nya. Ia sedang kesal terhadap gadis disamping nya yang notabene adalah kekasihnya sendiri. Jung Shin Ra.

“Aigoo.. Baby… Sudahlah jangan cemberut lagi.. Aku minta maaf.. Sumpah, aku tak sengaja membiarkanmu menunggu lama dibandara !! Aku benar-benar lup-”

“Itu tandanya kau mengabaikan ku, huh!!” potong Yi Fan cepat. Ia masih kesal karena kekasihnya ini dengan seenaknya bilang minta maaf setelah membiarkan dirinya berjam-jam di Bandara.

Bayangkan, 2 jam Yi Fan menunggu Shin Ra datang menjemput !!

“Aisshh.. Ya sudahlah ! Apa mau mu sekarang huh !!”

“Mauku ? Kau berteriak meminta maaf didepan stan boneka panda itu !”
“Mwoo ? Kau pikir kekasihmu ini orang gila huh ??”

“Maybe is.. Yes”

“WHATTTT ??”

“Membiarkan kekasihmu menunggu selama 2 jam itu apakah itu tindakan orang normal ? Kalau bukan gila apa lagi, eoh ?!”

Yifan benar-benar kesal kemudian berjalan meninggalkan Shin Ra.

“Oke finee !! Kalau itu mau mu terserah !!! Hanya orang gila yang menunggui pria batita sepertimu !!”

Yifan terus melangkah meninggalkan Shin Ra. Begitupun sebaliknya.

Setelah jauh, entah kenapa, Yifan menjadi kesal sendiri. Shin Ra benar-benar meninggalkannya. Ia menoleh kebelakang. Tak mendapati Shin Ra. Iapun berlari kearah tempat bertengkarnya tadi. Matanya menatap tak percaya. Shin Ra benar-benar raib. Tak ada jejak nya sama sekali.

“Dia benar-benar meninggalkan ku ? Shitt !!” umpat Yifan.

©Ahnhayi

Bagi Yifan, cara ampuh menghilangkan kekesalan adalah dengan memakan puluhan Ice Cream.

Tetapi, sepertinya dewi fortuna sedang tak berpihak padanya. Toko-toko ice cream tak ada yang buka. Begitupun dengan satu-satunya stan ice cream yang buka telah ludes terjual.

Sungguh hari ini adalah hari terburuknya.
Kaki jenjang nya ia langkahkan pergi ke luar Taman Kota. Meninggalkan tempat yang entah kenapa membuat mood nya hari ini benar-benar memburuk. Namun, hal itu seketika lenyap saat dilihat nya gadis berambut pirang berjalan kearahnya dengan dua potong ice cream vanilla ditangan.

Wu Yifan point of view

Mataku terbelalak melihat gadis itu tersenyum kearahku. Tulus. Layaknya seorang malaikat perempuan cantik. Dan harus kuakui, gadis inilah gadis tercantik yang pernah kutemui. Ia berdiri tepat dihadapan ku. Menyodorkan salah satu ice cream nya untukku.

Lagi-lagi, dia tersenyum lalu mengangkat sebelah alisnya ketika aku tak kunjung menerima. Entah kenapa, wajah setan beberapa menit lalu berubah menjadi wajah malaikat seperti ini. Apa ada yang salah dengannya ? Tadi ia marah-marah, sekarang ? See ? Ia membawakan ku ice cream favoritku.

Agak ragu kuterima ice cream tersebut lalu menjilatnya. Enak. Jelas. Ini ice cream favorit ku.

“Manis ?”

“Tidak” dustaku.

Tentu saja manis, pabo !! Batinku.

Kualihkan pandanganku ketika tatapan kami bertemu pandang kemudian, seperti déja vu, wajah troll nya mendekati wajahku.

Seperti adegan slow motion, ia berjinjit kemudian menjilat ice cream ku. Pelan-pelan sampai cokelat vanila itu habis dan terlihat sisa-sisa cokelat disekitar bibirnya. Oh sungguh, dia benar-benar sexi kali ini.

Gadis ‘setan’ ini tersenyum miring kearahku. Smirik. Senyuman meremehkanku yang terlalu lemah akan godaannya. Hey Yifan !! Sadar ! Kau ini lelaki dan dihadapan mu ini hanya gadis
20 tahun. Oh ! Aku merasa dialah yang ‘lelaki’ dan aku..

Bibirnya mendekatiku. Kemudian mencium pelan hidungku dan berlanjut menyapu sisa ice cream disudut bibir ku.

Aku menegang ketika lidahnya menyentuhku. Bagai tersengat listrik. Sungguh. Ini kejadian langka dalam hidupku.

Tiba-tiba, ia tertawa setan. Menatapku seolah mengejek.

“Kembalikan ice cream ku !!” ujarku dingin. Ia mengangkat alisnya lagi-lagi. Ugh, betapa menyebalkan nya dia ?

“Sudah kumakan, pria batita !!”

“Cihh ! Aku tak mau tahu ! Kembalikan punyaku !”

“Aigoo.. Sudah habis ! Kau tak lihat tadi kumakan huh !!”

“Kata siapa sudah habis ? Masih ada”

“Mana ?”

Dengan cepat. Kutarik tengkuknya kemudian menyentuh bibirnya dengan bibirku. Melumatnya pelan kemudian mulai mengambil sisa ice cream disisa gua manisnya.

” Dimulutmu, honey…”

Dan blushh !! Dia merona ! Haha.. Rasakan ! Makanya sekalipun jangan pernah menggodaku atau kau akan merasakan akibatnya.

Dan kupastikan, kau akan mendapatkan lebih dari lumatan seperti ini. Hari ini juga. Haha.. Jung Shin Ra… Rasakan kau !!

***Finnaly***


Hahaha.. Akhirnya selesai juga fanfiction ini. Entah fluff nya terasa atu tidak. Soalnya, ff ini kubuat saat sedang mengungsi karena letusan GN.Kelud kekeke.. Apa daerah kalian kena juga ? Eotokkhe ? Apakah pantas ff ini disebut fluff ? Kalau iya, mohon tinggalkan jejak. Hehe… Sankyu…

Iklan

2 pemikiran pada “Ice cream

Review And Chat here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s