The Calender

image

Title : The Calender

Author : Hwangyiu

Main Cast : Byun Baek Hyun & OC

Genre : Romance

Lenght : Oneshot

Rating : PG15

Poster by funluobell’s
Also published on another blog.

─────────────The Calender

Tanggal satu di bulan baru, tahun 2013

Awal tahun dimana aku dan kamu bertemu. Di sebuah festival tahun baru di pinggir Sungai Han.

Kita berpandangan untuk pertama kalinya. Kita bertatap mata.
Saling tersenyum.
Lalu, bertegur sapa.

Kita berjabat tangan dan bertukar nama.

“Aku Byun Baek Hyun”

Masih ingat aku, kau menunduk karena malu. Lalu, kau mendongak dan tersenyum menatapku.

“Hwang Yeon Hae imnida…”

Dan aku baru sadar jika kau mempunyai lesung pipit seindah itu.

────────The Calendar

Bulan kedua, hari kasih sayang. Masih di tahun yang sama.

Kemeja polos. Tuxedo. Sepatu hitam. Dasi kupu-kupu. Kurang apa lagi ? Bukankah aku sudah sangat tampan ?

Aku tersenyum menatap pantulan diri di cermin. Sungguh, penampilan baru untuk kencan pertama dengan gadis ku. Kau tahu ? Awal bulan lalu, dia telah menjadi milik ku.

Aishh… Yeon Hae-ya… semoga kau suka penampilan baru ku dan tentu nya  cincin perak di genggaman ku.

Yeay… Valentine !

────────The Calendar

Bulan ketiga, hari ke delapan, masih tahun yang tetap.

Ice Cream.
Cornetto.
Cokelat dan Vanila.

Dua cup ice cream sudah cukup.
Sudah cukup untuk menemani sore hari ku bersama dia.

Yeon Hae yang berkutat dengan buku kimia nya tak menghiraukan aku yang tengah menatap intens wajah bak malaikat nya.

Aku tersenyum.
Tak satu, dua, atau tiga kali. Lebih dari itu karena tak terhitung. Nyatanya, sedari tadi aku tersenyum.

“Kau kenapa oppa ? Ada yang salah ?”

Aku menggeleng.

Tanganku terulur. Menyentuh pipinya.

“Kau Cantik, Yeon…”

Menyentuh matanya.

“Kau sempurna”

Lalu, menyentuh alisnya.

“Kau manis, Yeon”

Kemudian, mencolek hidungnya.

“Kau menggemaskan”

Terakhir, tanganku menyentuh bibirnya.

“Kau sexi”

Selanjutnya, bibir maroom itu ku sentuh dengan bibir ku sendiri.

“Oh Tuhan, kenapa memabukkan sekali ?”

───────The Calendar

Bulan ke empat, tanggal ke tiga, tahun 2013.

Pertengkaran pertama eoh ?

Hanya karena aku terlambat menjemputnya, seharian ia tak berbicara padaku.

Haruskah ia marah pada ku ? Haruskah ia seharian tak berbicara dengan ku ?

“Kau terlambat 2 jam ! Siapa yang tak marah Byun Pabbo !!”

Oke, aku akui, aku memang keterlaluan. Membuatnya menunggu hampir 2 jam tanpa pemberitahuan sama sekali.

───────The Calendar

Bulan ke lima, tanggal bebek, masih tahun yang sama

Aku menggenggam tangan nya erat. Tak akan ku lepas kan. Sungguh. Aku sangat ketakutan jika aku melepasnya.

Bayangkan saja ! Aku yang pobia ketinggian harus rela naik roller Coaster !!

Kalau saja ia tak memaksa ku,Kalau saja tak ada tangan yang dapat kupegang erat, sudah kupastikan aku berlari meninggalkan nya disini.

Alhasil, mata ini sembab ketika sang ‘maut’ itu berhenti berputar.

“Hahha… Baekkie, kau lucu”

Well, aku marah mulai sekarang. Sialan !
Ketahuan kan kelemahanku ??

───────The Calendar

Tengah tahun, tanggal muda, masin tahun 2013,

Break.

Pause.

Wait.

Take a Rest ?

Maybe.

Sejarah dalam kamus hidup ku, aku dan Yeon Hae menghentikan sejenak rutinitas berteleponan, ketemuan, makan sama-sama, dan berhubungan.

Entah siapa pencetus ide ─ Break─ aku benar menyesal. Satu hari seperti satu tahun. Tersiksa. Apalagi, tak ada komunikasi sama sekali.

Oh sungguh menyesal. Andai saja waktu bisa diulang. Tak akan pernah aku mengucapkan kata ‘Ya’ untuk break.

Berapa lama Break ? 1 minggu. I hari = 1 Tahun. 7 Hari = 7 tahun.

Ya, 7 tahun kami break. Akui saja ini terlalu lebay. Tapi, kalian sungguh tak mengerti aku. Aissh… aku tak bisa menjelaskan nya..yang jelas, aku sungguh tersiksa

Dan aku takut, aku mulai gila.

───────The Calendar

Masih tahun yang sama, bulan Juli, Agustus, dan September.

Kisah percintaanku kembali monoton seperti saat aku dengan para mantan.

Kami sering bertengkar lalu rajuk kembali.

Selalu mewarnai. Entah mengapa merasa, hubungan seperti ini lah awal dari berakhirnya jalinan asmara.

Semoga saja, ini hanyalah perasaan paranoid biasa dalam hubungan.

“Bintang, semoga kami akan tetap bersama, sampai maut memisahkan kita. Sungguh aku ingin serius dengannya. Aku mencintainya, benar.”

Bisik ku pada malam itu.

───────The Calendar

Oktober, 16, 2013

Benar apa kata pepatah, “Waktu dapat merubah segalanya“.

Benar, aku telah membuktikannya.

Yeon Hae telah berubah. Sejak merenggang nya hubungan kami di akhir  September, ia mulai acuh. Tak lagi perduli. Tak lagi menepati janji nya seperti dulu.

“Kau berubah ?”

“Berubah ? Menjadi cat women ? Super women ?”

“Itu tak lucu Nona Byun !!”

“Ahh baiklah ! Aku tak mengerti maksud mu !”

“Lupakan ! Kau terlambat satu jam dari waktu kencan ! Aku pulang saja !”

Aku melangkah pergi. Berharap ia akan mengejarku─ menghentikan langkahku dan meminta maaf seperti dahulu.

Sayangnya, kenyataan seperti menohok ku. Dia tak beranjak. Masih bertahan dan tak bergeming di tempat nya.

───────The Calendar

November, 25 – 2013.

Ke kiri ke kanan.
Ke depan ke belakang.
─Aku menggeliat.

Jam dinding kamar ku terus berputar. Berpacu dengan ku yang tengah mengerjakan tugas kuliah.

Napas ku terdengar lelah. Oh benar, aku memang lelah. Bukan dalam arti harfiah sebenarnya. Aku lelah. Disini.
Dibalik rusuk ku.

Dalam hatiku aku lelah menunggu gadis itu kembali menjadi Yeon Hae seperti awal kita bertemu. Ia tak lagi manis. Ia sangat cuek. Ia tak perhatian.

Kadang aku lelah dan bertanya,

Kapan hubungan ini akan berakhir ?

Sementara itu, waktu terus bergulir. Walau lambat, namun efeknya seperti membekas dalam hati. Karena setiap putaran roda waktu itu bermata pisau yang tiap incinya menyayat hatiku.

Membuat pertahanku seakan runtuh.

───────The Calendar

Hari Natal, menjelang akhir tahun.

Tik.
Tok.
Tik.
Tok.

“Kau masih lama Yeon ?”

Tik.
Tok.
Tik.
Tok.

“Sedikit lag─huekkk !!”

“Kau kenapa ?”

Pintu kamar mandi ini rasanya ingin ku dobrak seketika. Sudah 20 menit ia di kamar mandi dan belum saja keluar. Katanya, perut seperti di giling. Ia sangat mulas dan berakhir dengan muntahan seperti ini.

Pagi yang buruk. Padahal, aku datang ke rumahnya sepagi ini untuk merayakan natal. Bukan menungguinya muntah seperti ini.

Well, ini pagi dan natal terburuk ku. Semua rencanaku hancur total mengingat ia sedikit pun tak beranjak dari wastafel.

───────The Calendar

Akhir tahun.

Gadis ini berbeda dari biasanya. Tubuhnya mengurus dan pipi nya semakin tirus.

“Lihat ! Sebentar lagi tahun baru ! 2 menit lagi Yeon !!”

Ia hanya tersenyum lalu kembali memandang orang yang berlalu lalang di sungai Han mengingat ini pergantian tahun yang sangat ramai.

“Aku ingin kita selesai Baek Hyun !”

Aku mematung. Apa aku salah dengar ? Apa yang aku takut kan haruskah terjadi ? Di akhir tahun ini ?

“Aku ingin mengakhirinya Byun !”

“Ke-kenapa ?”

“Sungguh, aku tak bisa menjelaskan nya”

“…”

“Aku mohon”

“Katakan apa alasannya !”

“…”

“Katakan biar aku rela melepas mu !”

1 menit lagi menjelang pergantian tahun. Haruskah sesesak ini melihat kembang api nanti ?

“A-aku hamil Byun !!”

DORRRRR  !!

Peluru ganda menembakku.
Aku hanya menganga tanpa bisa mengucap apa-apa.

“Maaf”

Dan kurasa hidupku runtuh saat itu juga. Bersamaan itu, ia pergi meninggalkan ku. Tanpa menoleh sedikit pun

Kupejamkan mata. Kuhembuskan kuat napas. Lalu, berjalan meninggalkan sungai Han.

Sambil menghapus kasar air mataku.

Kutengadahkan kepala, menatap bunga api yang seolah menertawaiku.

“Aku dicampakkan ?

Seorang Byun di campakkan ?

Ini sejarah baru dalam hidupku.

───────The Calendar

Fin. Bagaimana ? Ga nyambung banget kan sama judul nya. Bingung kan ? Sama !! Absurd ? Cerita nya pasaran ? Hiaaa maaf, maaf, comment jusseyo…

Thanksツ

Iklan

6 pemikiran pada “The Calender

  1. so now i comes to you with open arms. come here baek! drpada dicampakin kya gitu. mending sini! sini!

    kau jahat yeonhae ssi.

    bagus thor! kasian baekhyun..

    Suka

Review And Chat here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s