When Man Love Man

When Man Love Man

poster by: xilvermist @HSG (thanks for beautiful poster ^^)

Title: When Man Love Man

Author: kaigirlfriend  luhanwifey

Main cast: Park Chanyeol (EXO) | Byun Baekhyun (EXO)

Genre: yaoi

Length: Oneshoot

Rating: PG-15

Disclaimer : alur cerita adalah milik saya. Sedangkan cast adalah milik tuhan YME.

Author’s note: Big thanks for exotic4 yang udah request ChanBaek couple untuk cast dalam ff ini. Aku suka ChanBaek, tapi sebenarnya aku lebih suka HunHan, hehe. Mian kalau ceritanya jelek karena aku kurang berpengalaman nulis ff genre yaoi.

Warning: semua sudut pandang dalam ff ini adalah Author POV. Bagi yang nggak suka genre yaoi, lebih baik nggak usah baca 😀

 

 

“apa benar kau berkencan dengan seorang karyawanmu yang bernama Byun Baekhyun?” tanya Mrs. Park ketika anak semata wayangnya, Park Chanyeol baru saja pulang dari pekerjaannya mengurus restoran mewah milik keluarga Park yang terdapat didaerah Gangnam.
Chanyeol tertegun “ne, eomma tahu dari mana?” Chanyeol berusaha membuat nada sedatar mungkin.
“aku tahu semua tentangmu, Yeolli. Byun Baekhyun adalah karyawan restoran yang mulai bekerja sejak lima bulan yang lalu, tapi kau berkencan dengannya sekitar dua bulan yang lalu. Dia berasal dari keluarga yang sederhana. Walaupun begitu, sebenarnya aku sama sekali tidak memandang orang dari status ataupun keturunannya….”
Mrs. Park menghela nafas sebentar sebelum melanjutkan kalimatnya “…..tapi Yeolli, dia itu namja. Apa tidak salah kau berkencan dengan seorang namja? Meskipun gay adalah hal yang sudah cukup biasa di Seoul, tapi tetap saja aku tidak menginginkan anakku menjadi gay. Itu bisa merusak nama keluarga, Yeol”
“eomma, aku sudah dewasa. Aku tahu apa yang terbaik untukku. Dan menurutku, Baekhyun adalah yang pasangan terbaik untukku” bela Chanyeol.
Mrs. Park menatap nanar kearah Chanyeol “terserah kau saja. Yang penting, besok kau harus datang diacara makan malam dengan keluarga Choi. Aku dan ayahmu sudah sepakat dengan keluarga Choi untuk menjodohkan anak-anak kami” jelas Mrs. Park.
“MWO?” Chanyeol kaget setengah mati ketika mendengar kata ‘menjodohkan’. Sungguh, ia sangat mencintai Baekhyun dan mustahil baginya untuk berusaha menghilangkan rasa itu dan berpaling pada orang lain.
“nama anak mereka adalah Choi Sulli. Dia sangat cantik, baik, dan cerdas. Kau tidak akan menyesal bertemu dengannya” sambung Mrs. Park yang kelihatan sangat bahagia ketika menceritakan tentang Choi Sulli, anak dari keluarga Choi.
“tapi eomma….”
Belum sempat Chanyeol menyelesaikan perkataannya, Mrs. Park sudah memotong “kalau begitu, cepatlah putuskan namja bernama Byun Baekhyun itu”
Setelah mengucapkan hal tersebut, Mrs. Park langsung pergi dari ruang tamu. Sementara itu, Chanyeol mengacak-acak rambutnya frustasi. Mana mungkin ia bisa memutuskan Baekhyun begitu saja. Ia masih sangat mencintai Baekhyun dan tidak mungkin ia bisa beralih kepada yeoja bernama Choi Sulli yang baru saja diceritakan eommanya hanya dalam waktu semalam.
Tiba-tiba ponsel Chanyeol berbunyi.
“yeoboseyo” Chanyeol menjawab panggilan dari ponselnya tersebut.
“Yeolli, kau sedang tidak sibuk kan? kalau begitu, kajja pergi ke taman biasa! hanya sebentar saja, kok” kata suara diseberang sana dengan nada yang sangat manja. Suara itu tak lain adalah milik Baekhyun.
Chanyeol mengulas senyumnya ketika mendengar permintaan Baekhyun “aku tidak akan pernah sibuk untuk menemuimu. Baiklah, lima belas menit lagi aku akan sampai disana”
Tuttt
Chanyeol memutuskan sambungan teleponnya dengan Baekhyun secara sepihak. Lalu, ia segera menyambar kunci mobilnya yang ada dilaci ruang tamu dan mengemudikan mobilnya ke sebuah taman yang biasa ia kunjungi dengan Baekhyun.
Sesampainya disana, Chanyeol melihat Baekhyun sedang berjalan sambil meminum bubble ice tea “Baekhyunie!” teriak Chanyeol.
Baekhyun menoleh, kemudian ia langsung berlari menuju ketempat Chanyeol berdiri “Yeolli, cepat sekali kau datang”
Chanyeol tersenyum “wae? lain kali aku akan datang terlambat. Lagipula, tidak biasanya kau mengajakku ketaman ini. Yang ada hanya aku yang biasanya mengajakmu ketaman ini”
“geure, ada sesuatu yang ingin kubicarakan denganmu” jawab Baekhyun. Raut wajahnya berubah seketika dan ia tak lagi meminum bubble ice tea nya.
Perasaan Chanyeol menjadi tidak enak “apa itu?”
“tadi eomma-mu datang menemuiku dan bilang kalau kau sudah dijodohkan dengan seorang yeoja yang sangat cantik. Kalau tidak salah, namanya Choi Sulli. Kurasa sudah saatnya kita mengakhiri hubungan gila ini” jelas Baekhyun.
“mwo? apa maksudmu dengan ‘hubungan gila ini’? aku hanya mencintaimu, Hyunie. Jebal, bertahanlah. Aku akan berusaha meyakinkan eomma dan appa” bujuk Chanyeol sambil mengeluarkan aegyonya.
Baekhyun tersenyum hambar “bukan hanya itu, Yeolli. Aku juga akan melanjutkan sekolahku ke Jepang. Aku mendapatkan beasiswa untuk belajar disalah satu universitas favorit di Tokyo. Aku akan disana selama empat tahun dan mungkin setelah itu, aku tidak akan pernah kembali ke Seoul”
Chanyeol membulatkan matanya “kapan kau akan pergi kesana?” tanyanya kemudian.
“dua hari lagi. Mulai sekarang, sebaiknya kita tidak usah bertemu dan berkomunikasi lagi. Aku pergi” tutur Baekhyun sambil berlalu dari hadapan Chanyeol.
Chanyeol tak dapat membendung air matanya ketika Baekhyun pergi. Lidahnya juga terasa begitu kelu untuk memanggil Baekhyun agar namja itu berbalik lagi kearahnya. Jika Chanyeol tahu pertemuannya ditaman dengan Baekhyun akan berakhir seperti ini, lebih baik ia tidak datang.
Chanyeol mengemudikan mobilnya menuju rumah dengan perasaan campur aduk. Disatu sisi, ia yakin dirinya tidak bisa hidup tanpa Baekhyun. Disisi yang lain, ia juga tidak ingin menentang keinginan orangtuanya.
Sesampainya dirumah, Chanyeol langsung menghempaskan tubuhnya kekasur. Ia perlu sesuatu untuk menenangkan pikirannya. Akhirnya, ia memilih untuk minum beberapa botol soju. Appanya menyimpan soju dilemari khusus agar eommanya tidak tahu jika ada soju didalam rumah. Mrs. Park sangat sangat membenci soju sementara Mr. Park sangat suka meminum soju.
Pada awalnya, Chanyeol hanya ingin meminum satu atau dua botol saja karena sebenarnya ia tidak bisa meminum soju terlalu banyak. Terakhir kali ia meminum soju saat pesta kelulusan high school sekitar empat tahun yang lalu yang mana ia sampai dirawat dirumah sakit karena tekanan darahnya naik.
Tak terasa sudah hampir lima botol soju yang Chanyeol habiskan. Ketika ia ingin menuangkan kembali soju kedalam gelas, tiba-tiba ia sudah tak sadarkan diri lagi.
***
Chanyeol mengerjapkan matanya perlahan. Aroma yang sangat khas memenuhi ruangannya sekarang “kenapa aku bisa disini?” itulah kalimat yang pertama kali keluar dari mulut Chanyeol.
“kau minum terlalu banyak soju, sayang. Lain kali jangan pernah lakukan hal ini lagi” kata Mrs. Park yang ada disamping Chanyeol, kemudian ia memeluk erat anaknya itu “yeobo, jangan pernah menyimpan soju dirumah lagi! terlalu beresiko” ingat Mrs. Park pada suaminya, setelah melepaskan pelukannya untuk Chanyeol.
“yeobo, kenapa jadi aku yang disalahkan? bukankah salahmu sendiri yang melarang Chanyeol bersama Baekhyun sehingga ia jadi seperti ini?” sangkal Mr. Park.
“ah, ne. Mianhaeyo, Yeolli. Eomma tidak akan memaksakan kehendak eomma lagi padamu” tutur Mrs. Park kepada Chanyeol.
Chanyeol tersenyum “eomma tidak salah. Aku yang salah karena sudah membantah eomma. Mianhaeyo”
Mrs. Park mengangguk, kemudian tatapannya beralih kepada seseorang yang berada disebelah kanan tempat tidur Chanyeol.
Chanyeol mengikuti arah pandang eommanya dan mendapati seseorang sedang berdiri sambil menatap sendu kearahnya “Hyunie?”
Mr. dan Mrs. Park sadar bahwa dua orang dihadapan mereka sedang membutuhkan waktu sendiri, jadi mereka memutuskan untuk keluar “Yeol, bicarakanlah dengan serius hubunganmu dengan Baekhyun” Mr. Park menepuk pelan pundak anaknya.
Chanyeol mengangguk pelan. Ia berusaha duduk ditempat tidurnya. Baekhyun yang menyadari kalau Chanyeol kesulitan untuk duduk segera membantu Chanyeol “Yeolli, apa kau masih sakit karena meminum soju tiga hari yang lalu?”
Chanyeol mengangguk sambil tersenyum. Ia tidak menyangka kalau Baekhyun masih memanggilnya dengan sebutan ‘Yeolli’ dan namja itu masih mengkhawatirkan Chanyeol. Ia juga tidak menyangka kalau ia sudah terbaring tak sadarkan diri dirumah sakit selama tiga hari hanya karena soju. Tapi, tunggu dulu….. “Hyunie, bukankah kemarin kau berangkat ke Jepang?”
“haha, ternyata kau mempercayainya. Aku hanya membohongimu untuk menghindar. Jika aku berterus terang, pasti kau tidak akan melepaskanku. Tapi, sekarang aku tidak perlu menghindar lagi karena eomma dan appa mu sudah menyetujui hubungan kita” jelas Baekhyun sambil tertawa geli.
Chanyeol sangat senang, tapi tetap saja ia agak sebal karena Baekhyun menertawakannya. Chanyeol paling tidak suka jika ditertawakan. Entah darimana, terbesit ide nakal dibenak Chanyeol.
CHU~
Chanyeol mengunci bibir Baekhyun dengan bibirnya cukup lama sambil melumatnya pelan.
Sementara itu, dibalik pintu ruangan tempat Chanyeol dirawat, Mr. dan Mrs. Park mendesah pelan “anak muda zaman sekarang memang tidak bisa dibiarkan berdua saja dalam ruangan”

THE END

Iklan

2 pemikiran pada “When Man Love Man

Review And Chat here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s