Ask Me! [Spec Sehun’s day]

ask me!

Ask Me!

|| Jung Seomi Presents ||  Special Oh Sehun’s Birthday FanFiction! ||

|| Oh Sehun,  OC | Fluff, Romance ||

|| Ficlet | T -Rated ||

—————–

Pagi indah di musim gugur. Ketika dedaunan yang berwarna emas dan jingga berterbangan bersama tiupan angin pagi. Seorang pemuda terlihat terburu-buru dan berlarian. Jika dilihat, dirinya mencoba mengejar waktu. Karena ia tahu, terlambat sedetik saja, ia akan kehilangan Bus yang akan mengangkutnya menuju sekolahnya.

Tepat saat dirinya sampai di halte kota kecil itu, Bus tersebut berhenti. Tepat dihadapannya. Ia pun memasuki Bus besar tersebut. Ia merapikan seragam dan rambut nya yang teracak ketika dia berlari agar tidak tertinggal Bus. Ia pun berdiri karena beralasan tempat duduk yang penuh.

“Kau terlihat kacau Sehunna…” ucap Seorang gadis kepadanya. Pemuda yang tadi mengejar Bus, hanya tersenyum sambil terus berusaha menetralkan deru nafasnya yang berkerjaran seperti saat ia mengejar waktu. Ia menarik nafas dalam dan mengeluarkannya demi menetralkan pernafasannya. Ia masih terlihat terengah-engah, sesekali, ia usap keringat yang mengalir di dahinya dengan lengannya.

“Hahahha, aku terlambat bangun, Seorin-ah,”

“Kebiasaan!” ucap gadis itu. Ia kemudian menatap Sehun sebelum berkata, “Oh ya, ngomong-ngomong, hari ini kau ulang tahun kan?” tanya Seorin kepada Sehun. Sehun mengerutkan dahinya kemudian ia menatap langit-langit bus sembari alis yang masih bertaut, terlihat berpikir. Dan ia baru sadar, hari ini adalah hari ke duabelas di bulan april, hari ulang tahunnya. Bagaimana dia bisa lupa? Dan yang terpenting, darimana Seorin tahu?

“Ah! Kau benar, aku lupa… hehe… darimana kau tahu, Seorinna?”

“Heum, entahlah, aku hanya merasa pernah mendengar bahwa tanggal duabelas april adalah tanggal lahirmu” jawab Seorin

“Oh, begitu… Kau tidak memberiku hadiah? Kim Seorin?”  tanya Sehun.

“Hadiah?”

“Eo, hadiah ulang tahun untuk teman tertampanmu di dunia ini!” ucap Sehun. Seorin memutar bola matanya jengah. Ia menatap Sehun dengan ekspresi dongkol. Kemudian ia terlihat berpikir sejenak. Memikirkan hadiah yang akan diberikannya kepada Sehun mungkin?

“Ah! Tanyakan sesuatu padaku Sehunna! Aku akan menjawabnya! Sejujur mungkin! Tapi jangan yang aneh-aneh dan terlalu pribadi” ucap Seorin. Sehun berseringai. Dan seringaian itu membuat Seorin lemas. Ia khawatir sehun mungkin akan menanyakan hal-hal tidak wajar seperti warna celana dalamnya atau semacamnya, menjijikan! Ia merutuki ide gilanya itu

“Ah, kau, apa ada seseorang yang kini berada di hatimu, Seorinna?” tanya Sehun kepada gadis yang kini di hadapannya. Seorin tercengang. Ia tidak pernah mengira bahwa pertanyaan ini adalah pertanyaan yang akan sehun tanyakan kepadanya.

“Serius kau menanyakan itu? Bukan yang lain?” tanyanya memastikan. Sehun mengangguk mantap. Seorin menghela nafasnya dan memberikan senyum termanisnya kepada Sehun. Ia kemudian berkata “Tentu, itu hal yang wajar kan?”

“Ah, begitu. Siapa dia?” tanya Sehun, nada suaranya penuh harap. Seorin tersenyum

“Dia seorang yang sangat tampan, tinggi, dan dia juga baik” ucap Seorin sebagai jawaban.

“Bisakah kau beritahu aku namanya?”

“Maaf, tapi tidak” ucap Seorin lagi. Dan tanpa terasa, mereka sudah di depan gedung sekolah mereka. Dan akhirnya Seorin terlebih dahulu keluar dari bus diikuti Sehun. Pemuda itu keluar dengan malas dan desahan kembali terdengar dari bibirnya. Ia menendang asal kerikil yang tidak berdosa.

Ia kemudian masuk kedalam gedung sekolahnya, ia melihat Seorin disana, sedang tersenyum kepada Sunbae mereka, Wu Fan. Tidak munafik, Sehun sedih melihatnya. Ia memiliki sebuah perasaan yang selama ini di sembunyikan oleh dirinya. Tak sekalipun ia mengucapkannya pada Seorin. Dia sudah memiliki rencana mengatakannya hari ini. Namun sayang, kelihatannya cintanya bertepuk sebelah tangan. Kim Seorin tidak pernah mencintainya

Sehun kembali mendesah dan akhirnya memilih masuk ke dalam kelasnya. Hari ini terlihat biasa saja. Selain Seorin, tak satupun mengingat bahwa hari ini adalah hari ulang tahunnya. Bahkan sekalipun eommanya, Ah, dirinya saja tidak ingat.

Sehun membolos pelajaran Bahasa inggris dan meninggalkan Kelas Park Seosangnim. Ia memilih berkeliaran di taman sekolah yang indah. Ia menikmati kesendirian di sana. Apalagi musim gugur adalah musim yang paling di sukainya.

“Sehunna? Kau bolos juga?” Suara gadis yang sangat familiar menelusup masuk menyentuh gendang telinganya. Pemuda itu menoleh dan mendapati Kim Seorin berjalan kearahnya sebelum duduk di sebelahnya.

“Eum.” Jawabnya singkat.

“aku tahu siapa yang berada di hatimu. Seorinna…” ucap Sehun. Seorin mengerutkan dahinya. Ia menatap Sehun penasaran. Sungguhkah Sehun tahu siapa itu?

“Serius? Memangnya siapa?” tanyanya.

“Wu Fan, sunbae kita” ucap Sehun dengan nada lemah. Namun Seorin tertawa. Sedangkan Sehun menautkan alisnya, tidak mengerti, kenapa Seorin justru tertawa? Gadis itu bahkan terlihat terpingkal-pingkal dengan tawanya. Apa yang lucu?

Well, Hypotesismu konyol sekali, Sehunna! Hahahaha”

“Hah?” Sehun terlihat tidak mengerti.

“Dia bukan Kris oppa, karena Kris oppa itu sepupuku!”

“Lalu siapa dia?” tanya Sehun penasaran

“Kau.” Jawaban Seorin singkat padat dan jelas. Ia kemudian menghentikan tawanya menatap Sehun yang duduk disampingnya

“Oh…” jawab Sehun datar. “HAH?” di lanjutkan dengan sebuah teriakan kencang setelah otak cerdasnya dapat mencerna dan memahami satu kata yang di ucapkan Seorin barusan. Kau, Kau, Kau, Kau! Kau berarti dirinya! Kau berarti Oh Sehun!

“Hahahaahah, kau berlebihan Sehunna… memangnya kenapa kalau itu kau?” tanya Seorin sambil terus tersenyum

“Serius?”

“Iya! Dua rius! Bukankah Kau selalu bilang dirimu tampan? Bukahkah kau juga termasuk tinggi? Bukankah kau merasa dirimu adalah pria yang baik?”

“Kau membuatku takut Seorinna, kalau saja kau tidak dekat dengan Kris hyung, pasti aku sudah mengatakan ini kepadamu Seorinna, umm… Ekhem…” Sehun berkata dan di akhiri dehemannya. Ia menarik nafas panjang dan menatap langsung pada dua mata bulat Seorin. Gadis itu hampir menolehkan wajahnya demi mengurangi debuman jantungnya yang mengadakan konser dadakan. Namun Sehun mengangkat dagunya agar tatapan mereka saling bertemu

“Aku mungkin hanya seseorang pemuda biasa, yang terkadang baik, namun aku tahu tak jarang juga bersikap kurang ajar. Aku juga adalah seseorang yang sangat penuh dengan kekurangan. Jadi karena kekurangan itu, maukah dirimu melengkapinya? Kim Seorin?” tanya Sehun. Seorin mengerjapkan matanya seperti anak kecil yang tidak faham ucapan ibunya. Sehun tersenyum lembut.

“Maukah kau menjadi kekasihku? Kim Seorin?” ucapan Sehun yang kali ini, membuat Seorin menunduk menyembunyikan rona merah yang berada di wajahnya. Ia pun hanya mengangguk sebagai jawaban. Dan Sehun langsung membawanya kedalam pelukan hangatnya, mereka terus seperti itu begitu lama, hingga beberapa menit, mereka masih saling berpelukan, tanpa ada suara, hanya suara deru nafas dan detakan jantung yang menggila

“Sehunna?”

“Iya?”

“Selamat ulang tahun” ucap Seorin, kemudian gadis itu mengeratkan pelukannya kepada Oh Sehun. Sehun juga melakukan hal yang sama. The Best Birthday eoh? Oh Sehun?

-FIN-

Happy B’day Sehun Oppa! Wish U All the Best!

Okey, its ma boy-F’s Day! April 12! And This fict is B’day Gift Form me! Hope itsnt bad!

 

Iklan

5 pemikiran pada “Ask Me! [Spec Sehun’s day]

Review And Chat here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s