Suicide

suicide

Suicide 

Author : Jung Seomi | Cast : Kim Jongin & You | Genre :Supranatural, Angst, Fantasy | Rating : T

“Please forget about My Promise, Thanks for everything, and Im Sorry”

©Story Belongs To Jung Seomi | Cast isnt hers | Poster is hers

——

Aku kembali menangisi masa laluku. Masa lalu yang tak seharusnya kuingat lagi, masa lalu yang seharusnya sudah kubuang jauh, kulupakan kemudian kugantikan. Namun semua masa lalu itu masih berterbangan dikepalaku dan membuatku kesepian.

Aku menatap sendu pigura yang kini kupegang ditangan kananku. Dia yang sudah pergi meninggalkanku sepenuhnya sendiri. Dia yang pergi meninggalkan janji manisnya yang masih selalu kuharap ditepati.

Namun semua orang tahu, dia tak akan kembali, dia sudah pergi terlalu jauh, saking jauhnya tak teraih lagi, tuhan terlalu menyayanginya dan memanggilnya duluan.

Terkadang, pemikiran dan ide gila mulai menyelinap di kepalaku. Kunyalakan lilin kecil untuk meremangkan ruangan yang gelap gulita, aku rogoh sakuku, aku tertawa kesetenan sembari menatap pisau yang ujungnya sangat runcing, lalu ku ambil delapan pil berbeda warna dari kantungku, aku ingin menyusulnya, pergi ketempat yang lebih tenang dan bahagia bersamanya.

Aku gila? Memang!

Namun saat aku hendak memasukan salah satu pil untuk menembus kerongkonganku, jeritan menakutkan terdengar, jeritan yang berkata ‘tidak’ dengan tegas dan panik.bulu kuduk ku meremang, aku menoleh kanan kiri mencari sosok lain diruangan ini. Namun kenyataannya, tempat ini kosong.

Aku mulai takut, sebenarnya mati pun tak masalah, namun aku tak ingin mati dibunuh makhluk lain, aku akan jadi arwah penasaran, aku tak mau itu terjadi. Tujuanku adalah menyusulnya, pria yang kucintai, Kim Jongin.

Aku berlari dengan seluruh kekuatanku, hingga ujung ruangan gelap memojokkanku, suara derap kaki menggema di seluruh ruang, aku tercengang, ketakutan.

Aku tak mau mati menjadi arwah penasaran, namun sosok yang mendekat itu samar terlihat, obor diujung ruangan sedikit membantu mengatasi situasi, aku melihatnya, wajahnya gelap dan tangannya penuh darah, ia menggunakan tudung dan itu membuatnya lebih mengerikan.

“Ja-jangan mendekat!” Teriakku. Aku sangat ketakutan, seluruh romaku menegak, aku kehilangan kontrol atas diriku. Aku berteriak tak jelas setelah dia hanya berjarak beberapa centi dariku. Namun suaraku hilang, tubuhku membeku ditempat, waktu seolah berhenti, aku tahu ini ulahnya.

Airmataku mulai menetes, bayangan kehidupan selanjutnya menjadi arwah terputar-putar dikepalaku. Aku takut, aku tak mau itu terjadi aku ingin menyusul Jong In

Orang itu semakin dekat, bahkan dia berdiri dihadapanku. Asap hitam menguar dari seluruh bagian dirinya, kurasakan bajuku basah, darah dari tangannya membasahi baju putihku, jantungku berdegup kencang karena takut, namun aku tak bisa melakukan apapun selain diam, dia mengunciku dengan kekuatannya.

Tak lama, aku merasakan kembali duniaku, aku mulai berteriak mengusirnya,

“Kumohon, lepaskan aku!” Teriakku kacau, ia memegang pundakku, mengunciku agar tak berontak, darah kini sudah memenuhi baju putih yang kugunakan,

Makhluk itu kemudian mendongak, melepaskan tudungnya, wajahnya terlihat jelas, aku benar-benar bisa melihatnya dengan jelas.

Aku tercekat, udara di sekitarku terasa tersedot habis dan tenggorokanku kosong, aku ingin bersuara namun tak sanggup

Dia Jong In, wajahnya berlumuran darah dan matanya merah menyala, namun tak membuatku ragu dia Jongin, hidungnya, matanya, bibirnya, rahangnya, dahinya, dia Kim Jongin!

“Jong-Jongin?” Aku bersyukur suaraku kembali.

“Iya, aku Jongin,”

“Tapi bagaimana bisa?” Tanyaku. Bagaimana bisa dia menjadi makhluk penasaran?

“Aku tidak bisa tenang karena ada seseorang yang tak mau merelakanku, dan dia adalah dirimu, lalu kini, kau berniat menyusulku? Kau gila! Orang bunuh diri juga akan menjadi makhluk penasaran!” Ucapnya, aku menatapnya tak percaya, kemudian menunduk

Airmataku kembali berdesakan keluar. Kudengar helaan nafas dari Jongin

Sudahlah, yang penting, mulai sekarang, biarkan aku pergi, ini takdir kita, ini yang sudah tercatat di surga, jangan pernah berpikiran gila lagi, nikmatilah hidupmu selagi bisa, lupakan segala janji yang dulu pernah kubuat, aku bukan laki-laki yang ditakdirkan untukmu, carilah diluar sana, dan dia bukan diriku” ucapnya sendu, aku menatapnya sayu

“Jangan seperti ini, kumohon, kembalilah, hiduplah dengan baik, terimakasih untuk segalanya dan maaf, aku tak menepati janjiku disisimu selamanya…, maafkan aku…” ucapnya, ia menyisakan senyum padaku,

Ia kemudian menghapus jarak diantara kami hingga tak berjarak lagi, setelah nya, dia melepas tautan bibir kami

Ia tersenyum lemah padaku, dan tak lama, tubuhnya memudar, semakin memudar hingga menghilang, aku mulai meneriakkan namanya lagi, namun tak ada yang menjawab.

Baiklah, mulai saat ini, aku tak akan lagi melakukan hal-hal yang bodoh, aku akan belajar melepaskan Jongin, selamat Jalan Kim Jong In semoga kau bahagia bersama Tuhan disana…

-FiN-

Iklan

2 pemikiran pada “Suicide

Review And Chat here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s