Love Sick Chapter 5

Uncon

Title: Love Sick Chapter 5

Genre: Romance,School Life,Sad,Friendship,Family

Cast: Kim Jongin aka Kai EXO

Xi Luhan aka Luhan EXO

Soon Chorong aka Chorong Apink

Sub. Cast: Soon Naneun (OC)

Keluarga Kim

Keluarga Soon

Choi Luna aka Luna F(X)

Ajjushi penjual uyu cha

Rating: G (Untuk Semua Umur)

Length: Chaptered

Author: Claralaluchaipark aka TianiEXO

‘Ini pertama kalinya aku merasakan sesuatu yang seperti ini….

Terus memikirkanmu kapanpun, dimanapun aku berada

Melihatmu jantungku berdegup kencang

Kenapa aku jadi seperti ini?

Tolong ambillah cintamu yang telah masuk tanpa pemberitahuan atau peringatan di hatiku,

Itu membuatku sangat menderita. Bila aku tak dapat bersamamu.

Cinta itu seperti sakit yang menerjangku secara tiba-tiba,

Tapi kalau sakit cinta ini tak dapat disembuhkan…

Apa yang harus kulakukan?

Apakah aku harus tetap menanti cintamu yang tak dapat kumiliki?’

 

Love Sick~

 

^^^^^^^^^^^^^

Setelah selesai menghabiskan waktu siang mereka di pasar Namdaemun. Hinggah sore menjelang malam. Kai dan Chorong tetap melanjutkan jalan-jalan mereka.

“Noona, kau mau jalan-jalan kemana lagi?” Tanya Kai kepada Chorong yang tengah termangu menatap jalan dari jendela mobil milik Kai.

“Kemana ya? Aku mau ke…. Cheonggyecheon” ucap Chorong sambil menopang dagunya.

“Cheonggyecheon? Wahhh noona, aku juga ingin pergi ke sana” Kai tersenyum. Chorong tertawa kecil, pemikirannya dengan Kai ternyata sama.

Mobil Kai melaju gesit menuju ke tempat yang tadi disebutkan oleh Chorong.

Chorong tersenyum kecil ketika melihat Kai serius mengendarai mobilnya. Tanpa sepengetahuannya Kai juga seikit mencuri pandangannya ke Chorong. Ia juga tersenyum gembira.

^^^^^^^^^^^^

Luhan terus menghubungi ponsel Chorong, namun hasilnya nihil. Sudah hampir ratusan panggilan Ia tujukan untuk Chorong. Selalu saja, hanya operator yang mengatakan bahwa nomor yang dituju Luhan tidak aktif ataukah berada di luar jangkauan.

Dan itu membuat Luhan kesal, bahkan sangat-sangat kesal.
Ia sendiri tidak tahu mengapa, harus menghubungi Chorong terus menerus. Meskipun, eonmmanya tidak menyuruhnya untuk datang kerumahnya lagi bersama Chorong. Namun hatinya sendiri yang terus mendesak, bahwa Ia harus menghubungi Chorong.
Ia tahu, Ia merindukan suara dan wajah yeoja itu. Aneh, bahkan sangat aneh. Padahal kemarin saja Ia baru bersama Chorong ke rumahnya.

Kenapa Ia jadi seperti ini?

Apakah Ia mulai menyukai Chorong?

Ah tidak! Chorong hanya menjadi pacar bohongannya untuk sementara membahagiakan eonmmanya.

Kalau memang, Ia telah jatuh kepada Chorong.

 

Bagaimana?

^^^^^^^^^^^^^^

Chorong meloncat turun dari mobil sambil tersenyum gembira. Kai menghampiri Chorong yang masih memandangi pemandangan sungai di Cheonggyecheon.

“Indahnya” gumam Chorong sambil menatap pemandangan di depannya dengan mata berbinar, tanpa menyadari kehadiran Kai disebelahnya.

“Ne, sangat indah” sambung Kai sambil mensejajarkan dirinya yang lebih tinggi dari Chorong. Kai menundukkan dirinya sedikit.

Chorong menoleh ke Kai dan sontak terkejut karena posisi Kai yang dekat dengan dirinya. Dan itu membuatnya sangat-sangat ingin meledak. Sebab Ia tidak dapat mengontrol jantungnya yang sangat berdegup kencang.

Kai sunguh-sungguh tampan dan bercahaya di depannya.

Ya, sekarang Chorong sangat benar mengakui. Bahwa Ia mencintai Kai. Sangat-sangat.

“Noona?” Kai mengibaskan tangannya di hadapan wajah Chorong, sehinggah membuat Chorong sadar dari lamunannya menatap Kai.

“Ne?” jawab Chorong canggung

“Kita turun dan duduk di tempat duduk yang disana ya?” ucap Kai, Chorong mengangguk setuju.

Kai dan Chorong berjalan menuruni tangga menuju ke bawah. Setelah sampai di bawah. Tanpa sengaja, air mancur di tengah taman sungai Cheonggyecheon menyebur keluar sehinggah mengenai Kai dan Chorong. Dan akhirnya membuat mereka berdua kebasahan.

Kai dan Chorong saling menatap satu sama lain kemudian tertawa. Dan berjalan menuju tempat duduk di dekat ujung air mancur yang mereka tuju.

“Noona, kau mau makan apa?” tawar Kai kepada Chorong.

“Ani, aku hanya mau minum uyu cha yang ada disana” ucap Chorong sambil menunjuk seorang ajjhusi dengan gerobak dagangannya.

“Ne, baiklah aku akan kesana. Noona disini ya?” Kai tersenyum kepada Chorong. Chorong tetap memandang Kai yang tengah menjauh darinya.

Ia berharap, bahwa ini akan terjadi seterusnya. Bahwa Ia akan terus bersama dengan Kai. Tanpa adanya pertunangan antara Kai dengan Naneun.

Tapi, apakah Ia bisa mencegahnya?

Dan mungkinkah, Kai juga mempunyai perasaan yang sama dengannya?

Ataukah jalan bersama Kai yang seperti kencan ini, hanyalah bercandaan untuk Kai?

“Noona?” panggilan Kai lagi-lagi membuat Chorong terkaget dari lamunannya.

“Ne?” jawab Chorong bingung.

“Sepertinya noona, terpesona dengan ketampananku” ucap Kai sambil tersenyum

“Ya! Aku hanya memikirkan rasa dari uyu cha buata ajjhusi itu” elak Chorong sambil merebut secup uyu cha dari tangan Kai.

Kai lagi-lagi tersenyum. Tingkah Chorong dihadapannya membuatnya semakin menyukainya, ah tidak. Mencintainya.

Kai duduk disebelah Chorong yang tengah serius menyeruput uyu chanya dengan serius sambil memandang air mancur warna-warni yang terus memancur bergantian memancarkan beraneka warna.

Kai tetap focus memandangi Chorong, sampai melupakan cup uyu cha miliknya yang Ia jatuhkan.

Ia terpesona dengan Chorong, yeoja yang membuatnya jatuh cinta untuk pertama kalinya.

Chorong merasa agak aneh, tampaknya sedaritadi Kai memerhatikannya. Chorong menoleh ke Kai.

Dan menatap Kai yang tengah serius menatapnya juga.

“Kai? Gwenchana?” Tanya Chorong hati-hati, namun Kai tetap tidak bergeming.

“Kai?” Tanya Chorong lagi

“Noona, aku mencintaimu” ucap Kai secara tiba-tiba dan membuat Chorong kaget sekaligus senang namun ada perasaan sedih di hatinya.

“Apa Kai?” Tanya Chorong lagi. Berusaha memastikan apa yang Kai katakan seperti para yeoja lainnya ketika seorang namja menyatakan perasaannya ke yeoja itu.

“Aku, mencintaimu noona” ulang Kai lagi dengan nada serius dengan tatapan mata yang membuat Chorong terpaku.

Apa yang harus dijawabnya?

Sedangkan Kai, bukankah Ia akan bertunangan dengan adiknya Naneun?

“Aku…” ucap Chorong pelan, tapi masih dapat ditangkap oleh Kai.

“Aku…. Tidak bisa Kai” jawab Chorong setengah mati sambil menahan nafasnya agar air matanya tidak merembes keluar.
Raut wajah Kai seketika berubah menjadi kecewa. Ya, Ia kecewa. Jawaban Chorong tidak seperti yang Ia harapkan.

“Kenapa noona?” Tanya Kai. Berharap agar Chorong menarik kata-katanya kembali.

“Kau, harus bersama adikku Naneun. Dia menyukaimu, dan itu demi masa depan kalian berdua” ucap Chorong sembari menundukkan kepalanya. Sungguh, sebenarnya Ia tidak mau menjawab seperti itu. Ucapannya berbeda jauh dengan perasaannya.

Tapi, Ia tidak mau juga mengecewakan ayah Naneun. Yang telah menghidupinya selama ini dengan menggagalkan perjodohan Naneun. Itu pasti sangat membuat ayah angkatnya marah dan kecewa.

“Aku tidak menyukainya noona. Aku mencintaimu!” protes Kai. Chorong mengangkat wajahnya menatap Kai yang tengah juga menatapnya.

Ia bisa melihat mata Kai berkaca-kaca menahan tangisan. Chorong menatap Kai dengan tatapan marah. Sebenarnya, Ia hanya berpura-pura agar Kai tidak mengetahui perasaannya yang sebenarnya.

“Aku tidak menyukaimu” bohong Chorong dan dengan sekuat tenaga, Ia memaksakan kakinya untuk berjalan meninggalkan Kai yang terpaku dengan jawaban Chorong tadi.

Kai membalikkan badannya, menatap Chorong yang semakin lama menghilang dari tatapannya. Ia menghela nafas.

“Aku tahu, noona sebenarnya kau hanya berbohong”

^^^^^^^^^^^^^^

Luhan tidak focus dengan jalanan di sekitarnya. Ia masa bodoh dengan pengendara lain yang terus memencet bel kendaraan mereka. Mengingat Luhan yang mengendarai mobilnya asal-asalan tanpa memedulikkan pengendara lain dibelakangnya.

Luhan merasa pikirannya kacau sekarang.
Chorong, ya karena yeoja itu. Yeoja yang baru-baru ini membantunya dengan menjadi pembantunya juga pacar bohongannya.

Kenapa Luhan jadi seperti ini?

Tanya sendiri kepada pikirannya yang terus dipenuhi oleh baying-bayang Chorong.

Luhan juga tidak tahu mengapa, badannya bergerak sendiri agar Ia keluar rumah malam ini. Ia tidak tahu mengapa Ia berjalan menuju Cheonggyecheon.

Matanya membulat seketika ketika melihat seorang yeoja berjalan sambil menunduk j dari kaca spion mobil miliknya. Itu Chorong.

Segera saja Luhan memberhentikan mobilnya. Dan turun, berlari menuju Chorong yang tengah berjalan sambil menunduk, dan sesekali mengusap wajahnya.

“Chorong, kau kenapa?” Luhan segera memegang kedua bahu Chorong khawatir.

“Luhan?” Chorong mengangkat wajahnya menatap Luhan yang kini memandangnya khawatir.

“Kau kenapa, Chorong?” Tanya Luhan lagi

“Tidak usah pedulikan aku, aku baik-baik saja” elak Chorong lalu menyingkirkan tangan Luhan yang memegang kedua bahunya.

“YA!” bentak Luhan kepada Chorong dan itu membuat Chorong menatapnya kesal.

“Kenapa?!” balas Chorong sengit lalu berjalan meninggalkan Luhan. Luhan memutar bola matanya kesal sambil menghembuskan nafasnya kasar.

Ia segera menaikki mobilnya, dan mengendarainya dengan kecepatan pelan agar bisa sejajar dengan langkah Chorong.

“YA! Kenapa kau mengikutiku?!” kesal Chorong. Oh ayolah, Ia sekarang malas untuk dipancing emosi apalagi sama orang seperti Luhan.

“Percaya diri sekali, aku tidak mengikutimu” jawab Luhan santai dari jendela mobilnya yang terbuka.

Chorong tetap berjalan menuju halte di depan sana tanpa memedulikan mobil Luhan yang melaju lambat mengikuti langkahnya.

Luhan merasa kesal dengan Chorong yang masa bodoh dengannya. Ia segera memberhentikan mobilnya, lalu turun dan menarik tangan Chorong agar masuk ke dalam mobilnya.

“Luhan ya! Ya, rusa!” berontak Chorong. Luhan tidak peduli, hinggah akhirnya Chorong sudah berada di dalam mobil bersamanya.

“Aku yang mengantar kau pulang” ucap Luhan tajam sehinggah membuat Chorong yang ingin protes segera bungkam. Wajah Luhan sangat menggeramkan.

^^^^^^^^^^^^^

Chorong memasukki rumahnya, tanpa ada salam apapun. Ia segera melangkah menaikki tangga menuju kamarnya. Sebab Ia tahu, ayahnya dengan Naneun sudah tidur.

Chorong segera merebahkan dirinya di kasur setelah mengunci pintu kamarnya.

“Aku bingung”

^^^^^^^^^^^^

Huaaaaaaa, akhirnya selesai ^_^ chapter 5nya. Dan itu membuat saya mau berteriak histeris karena ngelihat moment ChoHan(Chorong-Luhan) hehehhehehhehhehhe.

Suwer dahhh makin senang dengan couple ini ^_^. Ditambah lagi, chingudeul sudah tahu atau tidak ada Boyband rookie 2013 ini.

Ya, namanya BTS (Bangtan Boys atau Bulletproof Boys) hahhahhahha. Suwer dahhh, aku merinding karena ngelihat Jungkook yang keren sekali!!!! Bayangkan dia 97line, kyaaa!!!!! Hanya beda 3 tahun dari aku >_<

Tapi tetaplah Luhan dan EXO nomor 1 dihatiku! Meskipun Jungkook selalu muncul dipikiranku, aku tetap sama kakak terkerenku siapa lagi kalau bukan Luhan (ngelirik Luhan)

Nah itu saja,

Terima kasih sudah mau membaca

Dan jangan lupa tinggalkan comment chingudeul ^_^

Satu lagi, saya sangat mohon maaf semaaf-maafnya kalau ada kesalahan apapun di ff ini yang membuat chingudeul kebingungan atau aneh (sebenarnya authornya yang sangat bingung sama aneh -_-)

Dan (banyak sekali!!!!! -_-)

Maaf jika saya tidak bisa membalas comment chingudeul semua, sebab pulsa saya butuh penghematan juga dengan ayah saya yang super ingin tahu.

Nah selesai dahh,

Terima kasihhhh ^_^!!!!!!!!!!!

10292493_268097023362383_5204673763237189001_n

Have Any Question? @yaniclara2 to answer^_^

Iklan

2 pemikiran pada “Love Sick Chapter 5

Review And Chat here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s