Friendship (Sehun point of view in After Graduation)

1397431658221

Friendship (Sehun Point of View)
By: eishiefkaa
|| Casts: Sehun, Bae Suzy || Genre: Romance, Friendship || Rating: T || Length: Drabble ||
I’m not the owner of the casts. Enjoy:)

Buat admin GOF di sini, mian aku baru bisa kirim ff lagi.. dan ini bukan fanfic baru, soalnya sekarang mau bikin fanfic kehambat sama tugas sekolah otaknya :’

Friendship

Kata orang, yang namanya persahabatan nggak akan pernah bisa melebihi batas. Huh, aku, sih, tak peduli. Habis, aku terlalu menyukai yeoja cengeng ini. Asalkan dia selalu bersamaku, aku bahagia.

.

.

“Na rang sa gil re?”

Saat itu aku begitu menyesal mengucap kalimat tersebut. Lihat saja pandangan matanya yang melebar, seolah tak pernah membayangkan sahabatnya akan berkata demikian. Wajar, kan. Dia tak menaruh perasaan khusus untukku. Dari dulu hanya aku sendiri yang mengejar bayangnya.

Partnerku ini namanya Bae Suzy. Yeoja teledor, bawel, cengeng, dan menyebalkan; itulah yang dapat kugambarkan ketika kali pertama kami bertemu. Suzy selalu mengikutiku kemanapun kupergi. Dari berangkat sekolah, makan di kantin, sampai bolos pelajaran, kami pasti bersama. Entah sejak kapan aku mulai berpikir bahwa sikap mengekornya ini sama sekali tak merisihkan. Aku mulai terbiasa berada di sampingnya. Tidak, justru aku memilih untuk selalu ada disisinya.

Tak tahu tepatnya kapan, aku begitu menyukai keberadaannya.

“Sehun… kau bicara apa?”

“Jangan pura-pura bodoh. Kau sendiri yang memaksaku menjawabnya. Cuma itu yang kuinginkan.”

Suzy kecil dulu sering menginap di rumahku. Tiap malam Sabtu, kami pasti bermain playstation sampai larut malam. Saat favoritku adalah ketika dia tertidur di pundakku dengan wajahnya yang kekanakan. Bukannya mesum, tapi pada kesempatan itulah aku akan mengecup keningnya hangat. Maksudku, apa, sih, yang mampu dilakukan oleh bocah umur 8 tahun jika menatapi temannya yang ia suka tengah terlelap? Ha. Dapat dibayangkan betapa lucunya aku dulu.

Meski begitu, semenjak kami naik ke tingkat SMP, Suzy mengurangi jadwal mainnya ke rumahku. Ia bahkan memasuki seorang yeoja lain ke dalam lingkaran persahabatan kami. Agaknya ia membantu yeoja tersebut untuk mendekatiku. Aku sadar, sih, akan ketenaranku di sekolah. Namun aku tak pernah sedikitpun percaya kalau Suzy sungguh-sunnguh membantunya, hingga pada hari kelulusan kami di SMA, seorang Bae Suzy memberikan surat dari yeoja tersebut kepadaku.

Tak tahukah dia bahwa sahabatnya merasa sakit karenanya?

“Sehun, aku tak mengerti… Sejak kapan kau-“

Aku juga tak mengerti, Suzy, kenapa kau tak kunjung paham perasaanku.”

Tertilik mimiknya yang tertegun di hadapanku. Ya, jika harus jujur memang itulah yang ingin kukatakan kepada yeoja polos ini. Harus bagaimana lagi agar kau bisa melihatku? Harus bagaimana lagi agar kau berhenti melangkah, untuk memudahkanku mengejarmu?

“Beri aku waktu untuk memikirkannya, Sehun.”

Beri aku kebebasan untuk menangis sepuasnya, malam ini.

*****

8 tahun dihitung dari hari itu, telah berlalu.

Biar kuucapkan sekali lagi, nama partnerku adalah Bae Suzy. Yeoja bermata teduh yang memiliki senyum hangat menghias paras manisnya; itulah yang dapat terlukis di benakku ketika bertemu kembali dengannya. Aku tak heran lagi akan sifatnya yang selalu mengikuti kemanapun kupergi. Justru kini aku bersyukur akan tingkahnya yang keras kepala.

“Aku menemuimu karena ingin menyampaikan sesuatu.”

Sudut bibirku mengembang naik ketika ucapannya mengalir begitu tulus. Tak kulihat keraguan sedikitpun di matanya. Tanpa ia beritahu-pun, keinginan yang sudah sejak lama kuharapkan itu, pada akhirnya tergurat jelas di wajahnya.

Aku tertawa.

.

Dan saat itu semua akan baik-baik saja.

.

.

Kata orang, yang namanya persahabatan nggak akan pernah bisa melebihi batas. Huh, aku, sih, tak peduli. Habis, nyatanya, sekarang ia berada di sisiku, mendekapku hangat, dan membuka hatinya untukku. Bukankah memang begitu yang dinamakan sahabat, selalu ada untuk partnernya? Karena itulah, asalkan kami bersama,

Kami bahagia.

.

Fin_

*****

Iklan

3 pemikiran pada “Friendship (Sehun point of view in After Graduation)

Review And Chat here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s