SweetGreen- (Un)like an Angel

SWEETGREEN-UNLIKE-AN-ANGELAuthor

Miss Of Beat R

Cast

|| Oh Sehun | Bae Seo yeon (OC) ||

Genre

Fluff | Comedy

Rating

PG – 13

Lenght

Ficlet

Desclaimer

ff ini sudah pernah di publish di blog pribadi dengan cast yeoja yang berbeda (kichiethain.wordpress.com)

Happy Reading

and

KEEP BUST A MOVE

-oOo-

“Outside, you like an Angel, but inside?”


Hujan turun sangat deras malam ini dan aku terjebak di sebuah halte dimana hanya ada 2 makhluk hidup yang berada dibawah atap halte ini. Diriku dan seorang gadis yang duduk di sebelahku berjarak 1 meter-mungkin– dariku.

Bukan hanya aku yang menggerutu tentang mengapa hujan harus datang sebelum aku bisa menikmati cokelat panas yang  selalu noona  buatkan untukku, tapi gadis itu juga. Ia tampak menghakimi hujan yang tak bernyawa ini dengan semua gumamannya.

Beberapa kali aku mencuri pandang kepadanya, tapi sepertinya ia tidak memiliki kepekaan seperti gadis kebanyakan. Ia justru memejamkan matanya, mungkinkah dia sedang berdoa untuk membuat hujan ini berhenti? Kurasa tidak, karena kedua tangannya masih erat menggenggam setumpuk buku dan juga binder.

Setelah hampir 25 menit, aku rasa aku sudah tidak lagi mencuri pandang kepadanya, tapi lebih tepatnya aku terus menatapnya. Mungkin aku mengaguminya.  Entahlah. Semakin lama aku menatapnya semakin rasa penasaran muncul dariku.

 Ingin kujabarkan seperti apa gadis yang ada di sebelahku saat ini? Baiklah, akan kujelaskan.

Ia memiliki kulit putih pucat yang kontras dengan rambut hitamnya yang sedikit kusut  akibat rintikan hujan. Hidungnya mancung sempurna dan bibirnya berwarna merah muda yang sedikit mengkilat, mungkin ia hanya memakai lip balm. Ia mengenakan kaos putih polos dilapisi kemeja merah yang sengaja dibiarkan tak berkancing dengan bawahan celana jeans dan sneaker biru donker sebagai alas kakinya. Dan instingku mengatakan usianya sama denganku.

Sederhana memang, tapi membuatnya tampak cantik di mataku. Cantik natural. Dan semakin lama menatapnya, aku rasa dia semakin cantik, seperti seorang malaikat. Aneh bukan? Hanya dalam hitungan menit, aku tertarik padanya bahkan sebelum aku sempat menemukan cerminan diriku di bola matanya.

Demi Tuhan, aku sudah menemukan ribuan gadis cantik di tempatku mengenyam bangku pendidikan dan tempat ku menghasilkan uang untuk membayar kebutuhanku tapi mereka semua sama sekali tak membuatku tertarik bahkan aku sempat meragukan diriku pada ketertarikan lawan jenis, tapi kali ini? Astaga. Mataku terkunci padanya dan itu membuktikan aku masih normal.

Matanya kini terbuka, dan saat itu pula bus yang tadinya kutunggu-tunggu  datang dan entah mengapa aku mengutuk kehadirannya sekarang. Tapi sepertinya keberuntunganku untuk tetap melihatnya masih ada. Gadis itu juga menaiki bus yang sama denganku. Dan lagi, aku menatapnya yang duduk di seberangku saat ini. Matanya kembali ia pejamkan, dengan sedikit bersender di bangku penumpang.

Rasanya ada ribuan pertanyaan kecil di kepalaku yang kuingin dia untuk menjawabnya. Tapi satu pertanyaan terbesar yang ingin kutanyakan padanya. Siapa namanya? Apakah namanya secantik wajah malaikatnya? Kurasa iya.

Hampir 15 menit aku menatapnya, dan kini ia mulai membuka matanya dan mulai membaca jam tangannya. Mungkinkah sebentar lagi ia akan sampai pada pemberhentiannya? Sepertinya benar. Ia terlihat bersiap-siap akan turun dari bus ini, dan beberapa saat kemudian, bus ini menepi ke sebuah halte. Gadis itu menyisingkan tasnya dan mulai beranjak dari duduknya untuk keluar dari bus ini.

Namun langkahnya berhenti tepat di tangga terakhir pintu keluar yang membuatku sedikit terkejut. Aku yang notabennya duduk tepat sebelum pintu keluar berada kini secara langsung dapat melihat pantulan diriku di bola matanya yang berwarna almond. Astaga, matanya menghipnotisku.

“Jika kau penasaran denganku, kau cukup bertanya, bukannya terus menatapku layaknya orang bodoh seperti tadi” ucap gadis itu dengan nada menyindir dan  dengan senyum yang ditarik ke sudut bibirnya. Setelah itu akhirnya ia meninggalkanku yang masih dalam keadaan shock setelah mendengar ucapannya. Kupastikan ekspresi terkejutku menambah nilai minus dimatanya.

Mendengar suara yang terdengar lembut dan tajam secara bersamaan membuatku yakin bahwa wajahku kini sudah merah madam akibat menahan rasa malu. Rasanya ingin membalas semua ucapan yang mengandung penghinaan itu, tapi pada kenyataanya dia benar. Aku seperti orang bodoh saat menatapnya. Sepertinya akan lebih baik jika aku ditelan oleh bumi sekarang juga.

Kini, ucapan gadis itu kutetapkan sebagai ucapan terpedas-setingkat maichi level 10– sekaligus menusuk ulu hati yang pernah kudengar dari seorang gadis selama 20 tahun aku hidup di dunia ini. Aku yang selama ini menjadi sosok dipuja oleh setiap kaum hawa dan dianggap bernilai seratus kini menjadi bernilai nol atau mungkin sudah minus seratus di matanya. Hancur sudah image yang kubangun selama ini.

Meskipun ucapannya setajam belati tapi tetap saja wajah malaikatnya sukses menghipnotisku. Sebelum bus ini melaju lebih cepat, kuseret paksa jendela yang dari tadi tertutup rapat. Dan kusembulkan kepalaku ke luar jendela untuk mencari gadis itu.

“Hey kau, siapa namamu?” tanyaku sedikit berteriak untuk menghentikan langkahnya yang mulai menjauhi halte.

Gadis itu berhenti melangkah dan menoleh kepadaku. “Bae Seoyeon. Namaku Bae Seoyeon” teriak gadis itu dengan senyum penuh kemenangan. Mungkin baginya kini aku hanya kelinci yang masuk keperangkapnya. Masa bodoh dengan presepsinya. Nyatanya aku demikian.  Aku sudah terperangkap pada paras malaikat dengan ucapan sepedas maichi itu

Aku mulai menyenderkan punggungku dan memejamkan mata. Masih ada 30 menit lagi sebelum aku sampai di rumah. “Bae Seo yeon” lafalku untuk mengingat-ingat namanya. Kuharap gadis yang menarik perhatianku dan membuatku malu secara bersamaan bisa kutemui lagi nanti untuk kubalas atas semua perlakuannya terhadapku.

SWEETGREEN – (UN)LIKE AN ANGEL  END


p.s

Hello Holla Hallooo

Perkenalkan, Miss Of Beat R imnida *bow

Akan lebih baik jika panggil aku, Ardan ketimbang Author

ini adalah ff pertama yang ku publish di sini,

makasih untuk Diramadhani yang udah masukin aku jadi author di sini,

maaf karena baru bisa post ff sekarang

dan untuk reader, salam kenal untuk kalian

semoga g nyesel baca ff ini

see ya

and

Keep Bust a Move

Iklan

10 pemikiran pada “SweetGreen- (Un)like an Angel

  1. annyeong author .. sedikit menghibur baca ff kamu ini dikala aku lagi bener2 stress buay hari senin mendatang akan menghadapi Lomba 1 kabupaten aish >_< !
    aku sempet mikir loh thor.. sehun asli(?) apakah pabo juga.. kaya Cast diatas/? ketika Bangun(?) cinta sama yeoja 😀 kekekeke~~~

    Suka

Review And Chat here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s