Happy Ending? (Sequel of Make You Feel My Love

happy ending cover

Tittle : Happy Ending? (Sequel of Make You Feel My Love)

Cast : Kim Jongin ( EXO ) and Shin Hae Ra ( OC )

Genre : comedy, romance, marriage life

Author : Lee Chan

Length : Ficlet?

Rating : PG-15

Disclaimer : please enjoy reading this sequel.. karena ada yang minta sequel, jadi saya turutin. Semoga suka dengan hasilnya. Mohon di like+comment! Dan jangan jadi siders please…oiya, iklan dikit. Visit my own wordpress : www.authorchanfanfic.wordpress.com! Ghamshahamnida!

***

Mungkinkah akan berakhir dengan bahagia?

Jongin dan Haera akhirnya menikah. Mereka sama – sama menyukai walau cara mengungkapkannya sangat berbeda. Jongin merasa bahwa Haera selalu membuat jantungnya berdegup kencang terus menerus. Hanya jawaban konyol itulah yang Jongin lontarkan dengan polos.

“Noona, aku tidak mengetahui mengapa jantungku selalu saja berdetak lebih kencang saat bersama denganmu. Kata teman – teman ini adalah cinta. Tapi, cinta itu apa?”

Jongin berujar polos. Menyisakan Haera yang ternganga dengan pengakuan aneh Jongin. Namun kemudian ia mengerti apa yang dimaksud Jongin. Walau cara pengungkapannya aneh, namun Haera bisa mengetahuinya. Walau Jongin tak tahu apa itu cinta tapi Haera tahu bahwa Jongin bisa merasakannya. Karena cinta itu tak butuh definisi melainkan rasa itu sendiri.

Haera lekas memeluk Jongin erat, di dalam hatinya ia mengucap syukur. Syukurlah Jongin bisa merasakan cintaku. Aku hanya berharap kita bisa hidup bersama selamanya. Haera memeluk Jongin penuh dengan hati yang berbunga – bunga, seolah kuncup – kuncup sedang bermekaran di taman hatinya. Sedangkan Jongin yang dipeluk merasa nyaman – nyaman saja. Karena menurutnya pelukan Haera menyenangkan, dan Jongin suka itu.

“Jongin. Mari kita menikah” ucapnya lugas.

Haera tidak memikirkan perkara lainnya. Haera tidak memikirkan apa yang akan keluarganya katakan tentang ini. Karena Haera sudah terlanjur senang, seolah kini ia hidup untuk seseorang. Air matanya perlahan menetes, membasahi t-shirt abu – abu Jongin.

Ia benar – benar senang sekarang sekaligus terharu. Tak bisa dideskripsikan dengan kata – kata. Bayangkan saja jika kita telah lama menunggu seseorang yang mempunyai kelainan, tidak bisa merasakan cinta kita, dan kita hanya bisa menunggu. Lalu ketika ia akhirnya merespon sinyal cintamu setelah sekian lama. Bagaimana rasanya?

Dan mereka menikah sejak saat itu, menit itu, dan detik itu. Mereka dinikahkan oleh Tuhan, karena cinta mereka yang telah bersatu tanpa perlu ada perjanjian sehidup semati. Tak perlu restu pastur maupun orang tua. Bila Tuhan telah mengikat, apakah bisa dilepaskan?

***

Hari – hari penuh warna telah mereka lalui. Dengan kekonyolan Jongin yang semakin menjadi – jadi setiap harinya. Dengan kasih sayang dan cinta tulus yang Haera selalu berikan kepada Jongin setiap harinya. Dan tak lupa tawa dan canda riang turut mengiringi pasangan yang sedang dimabuk asmara itu.

Sebenarnya itu adalah hal yang biasa. Tidak ada yang spesial dari itu. Hanya kehidupan pasangan lainnya. Ada kejadian yang special dan terbilang konyol. Saat itu adalah malam pertama mereka. Mereka yang notabenenya adalah sepasang pasangan yang baru menikah saling tersenyum malu satu sama lain. Padahal ini adalah apartemen Haera yang biasa. Dan Jongin sudah sangat sering memasukinya. Namun kali ini seperti ada yang berbeda. Bukan kelopak bunga yang biasanya menghiasi sprei putih itu, malah tidak ada.

Kalian pasti tahu kan apa yang dipikirkan dua sejoli mesra itu? Mereka saling bersitatap satu sama lain. Melemparkan senyum malu dan kemudian berbalik memunggungi diri masing – masing. Dan sampai Haera bertanya.

“Jongin, apakah kau tahu malam pertama itu apa?”

Jongin mengangguk mantap. Haera terbelalak melihatnya. Bagaimana Jongin bisa tahu malam pertama sedangkan cinta saja tidak tahu?

“Bukankah malam pertama itu adalah saat malam bulan purnama muncul? Mungkin sekaranglah saatnya”

SKAK! Haera terdiam seribu kata. Ia sama sekali tidak mengira bahwa Jongin menjawab dengan maksud yang sangat melenceng dari apa yang dipikirannya. Musnah sudah harapan Haera. Haera kini menatap Jongin sedikit kasihan.

“Lalu, apakah aku harus mengajari otak suci ini untuk mengotori otaknya sedikit?”

-Next or End?-

Iklan

5 pemikiran pada “Happy Ending? (Sequel of Make You Feel My Love

Review And Chat here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s