Find My Way Back To You (Chapter 1)

tumblr_nog2m8ih2M1roxgsyo1_500

Title: Find My Way Back To You

Author: anonymouspark

Genre: Comedy, Romance, Fluff.

Lenght: Chaptered.

Cast:

Kim Jongin

Cho Hye Ra (Kayla)

Other Cast:

EXO

See the rest on this fic

Disclaimer: This is just a fanfic. Already posted here

A/N: This story really fresh from the oven (read:my brain). All of cast belong to God. Poster made by me.

Please do not plagiarize

Previous chapter: Teaser 

“Oke, sesi foto cukup untuk hari ini. Terimakasih karena kalian semua sudah bekerja keras malam ini.” ucap Produser Kim mengakhiri sesi foto hari itu.

“Terimakasih semua nya.” ucap Kayla sembari membungkuk sebelum melanjutkan langkah nya ke meja rias. Kayla yang sedang duduk santai melihat Produser Kim mendekati nya. “Kerja bagus Kayla, saya harap proyek kita berhasil, terimakasih sudah mau menjadi model iklan untuk produk ini.” ucap Produser Kim berterimakasih karena Kayla bersedia dimintai untuk membintangi iklan salah satu produk kecantikan. “Iya produser Kim, saya juga sangat senang bisa bekerja dengan Anda.” ucap Kayla.

“Baiklah, kalau begitu aku akan meninggalkan lokasi terlebih dahulu. Sampai jumpa” pamit Produser Kim sebelum melanjutkan langkah nya ke mobil. “Baiklah Produser Kim, hati-hati dijalan” ujar Kayla sembari membungkuk.

Setelah berpamitan dengan Produser Kim Kayla pun duduk dan mengistirahatkan badan nya. Hari yang sangat lelah bagi Kayla karena kurang beristirahat karena proyek iklan yang memakan waktu dari 3 hari yang lalu.

“Kau terlihat sangat lelah, kita langsung ke apartemen mu?” tanya Manajer Jung. “Baiklah, aku rasa aku harus mengistirahatkan badan ku ini sekarang. Kita langsung ke apartemen saja.”ucap Kayla meninggalkan meja rias dan melanjutkan langkah nya ke mobil.

Di dalam mobil Kayla hanya bersandar. Mata nya terasa mengantuk tetapi tidak ingin tertidur. “Oh iya Kayla, tadi pagi sebelum kita berangkat ke lokasi syuting, aku sempat melihat isi kotak surat mu. Ada beberapa yang tidak terlalu penting, tetapi aku rasa ini penting untuk mu,” ujar Manajer Jung sembari memberikan Kayla surat yang dia sebut penting itu.

Kayla pun mengambil surat itu dan membaca apa surat penting itu.

‘Hannyoung Junior High School Reunion Party!’

Kayla pun membaca kartu undangan pesta reuni sekolah nya dulu. Pesta reuni masa SMP nya itu akan diadakan disalah satu hotel mewah yang berada di Distrik Gangnam. Karena merasa lelah Kayla hanya melihat sekilas undangan pesta reuni nya itu.

“Kenapa hanya melihat sekilas? Kau tidak tertarik?” tanya Manajer Jung heran melihat Kayla tidak bersemangat dengan pesta reuni nya itu.

“Bukan itu, hanya saja aku lelah dan ingin istirahat, aku akan membaca selebihnya nanti jika sudah di apartemen.” ucap Kayla sebelum menguap dengan lebarnya.

“Benar Kayla, benar sekali kau terlihat lelah, baiklah aku akan mengundur jadwal sesi foto mu besok agar kau beristirahat seharian besok,” ucap Manajer Jung melihat jadwal Kayla.

“Terimakasih Manajer Jung, kau memang yang terbaik,” ucap Kayla sebelum menutup mata nya yang mulai terkantuk.

“Tadi nya aku kira kartu undangan pesta reuni mu itu penting, mengingat bahwa ada seseorang lelaki usil dulu yang sangat kau benci hingga sekarang pun kau membenci nya. Aku penasaran bagaimana reaksi kalian ketika bertemu nanti nya. Apalagi dengan kondisi kalian yang sama-sama bekerja di dunia entertaiment. Sungguh, aku tidak bisa membayangkan kalian nanti nya jika bertemu nanti.” ucap Manajer Jung sebelum tertawa. Tentu saja setelah 5 tahun menjadi manajer seorang Kayla, tidak ada satupun yang tidak dia ketahui tentang Kayla, yang telah dia anggap seperti adik sendiri.

Perlu memakan waktu yang lama untuk Kayla mengerti apa saja yang baru diucapkan oleh manajer nya.

“Lelaki usil? Reaksi aku bertemu dengan nya? Apa sih yang manajer Jung tertawakan?” bathin Kayla.

“Ya! Kau lupa? Siapa lagi kalau bukan lelaki yang sangat hebat menari itu,” ucap Manajer Jung sembari tertawa. Mata Kayla terbelalak menyadari apa yang diucapkan Manajer Jung.

“Manajer Jung, kenapa kau tega sekali mengingatkan aku tentang dia? Lelaki tengil yang mengolok ku, iseng dan lelaki yang berhasil menghancurkan masa remaja ku. Aku kan sudah lupa dengan nya. Ah! Lupakan! Aku tidak akan menghadiri acara itu,” ucap Kayla yang terdengar sedikit emosi.

“Hei! Kau itu bodoh jika tidak menghadiri nya. Seharusnya kau menghadiri acara seperti itu. Dengan itu teman-teman lama mu yang tidak menyukai mu itu bisa mengetahui bagaimana berubah drastis nya seorang Kayla. Jika perlu kau harus menemui lelaki yang menghancurkan masa remaja mu dulu itu. Kau harus menunjukan nya dengan jelas kalau kau sudah berubah,” ucap Manajer Jung menasihati Kayla.

Kayla memikirkan apa yang baru dikatakan Manajer Jung adalah benar. Setidaknya dia bisa merubah masa remaja nya dulu dengan imej yang baru. Bahwa Kayla yang kini bukanlah Kayla yang dulu. Kayla yang kini jauh lebih baik daripada Kayla yang dulu. Tetapi mengingat lelaki usil nya dulu itu, Kayla mengundurkan niatnya untuk pergi ke pesta renian tersebut.

“Tidak tidak tidak! Aku tidak mau menemui bajingan kecil itu! Tidak akan! Bagaimana pun aku sudah lupa dengan nya. Tidak!” teriak Kayla sembari menggelengkan kepalanya.

“Cih, kau selalu bilang kalau kau telah lupa dengan nya. Hei! Apa kau tidak ingat? Setiap kali dirimu menemui berita nya di telepon genggam mu, setiap kali kau melihatnya di televisi, kau tidak ingat kau histeris setiap kali melihat wajah nya? Benar kalau kau histeris bukan karena kau adalah fans berat boygroup itu, yang ada kau hanya mengeluarkan sumpah serapah mu untuk lelaki itu. Tetapi aku selalu heran dengan mu , benar kalau kau mengata-ngatai nya tetapi setelah kau mengatai lelaki itu kau selalu mengatakan kenapa dia bisa terlihat hot dan tampan dengan kulit yang sangat hitam itu. Kau selalu mengatakan bahwa kulit hitam lelaki itu adalah karma karena telah mengolok mu sewaktu SMP. Sungguh aku tidak tahu bagaimana perasaan mu yang sebenarnya. Tetapi yang aku tahu kau hampir tidak pernah absen mengatai nya,” ucap Manajer Jung yang mulai lelah mendengar penyangkalan Kayla.

“Manajer Jung, aku mohon, aku lelah, bisa kah kita melakukan itu?” ucap Kayla setelah menghela nafas nya yang sangat besar tertahan karena ucapan Manajer Jung yang baginya terdengar tidak masuk akal.

“Aku mengerti aku mengerti. Tetapi awas saja jika kalian bertemu dan kalian memulai kisah kalian yang bersambung itu—“

“MANAJER JUNG BERHENTILAH BERBICARA.” teriak Kayla yang tidak tahan dengan ucapan Manajer Jung.

“Baiklah, aku mengerti, aku akan diam nyonya Cho Hye Ra” ucap Manajer Jung sebelum mengeluarkan tawa nya.

***

Kayla dan Manajer Jung sampai di apartemen Kayla. Kayla tanpa basa basi langsung meluncur ke kamar nya dan menjatuh kan dirinya diatas kasur.

“Hari yang sangat melelahkan,” bathin Kayla.

‘Tok tok tok.’ Mendengar suara ketukan kamar nya Kayla pun keluar kamarnya. Terlihat Manajer Jung dengan tas sandang nya yang terlihat berat. “Malam ini hingga 5 hari ke depan aku akan menginap di rumah adik ku yang baru saja melahirkan. Kau tidak apa-apa sendirian kan? Aku akan mengatur kembali jadwal mu dan akan memberi tahu mu nanti nya.” pamit Manajer Jung.

“Baiklah Manajer Jung, tidak apa-apa. Tentu saja aku akan baik sendirian. Hati-hati di jalan ya,” ucap Kayla sebelum memeluk manajer Jung.

“Baiklah, ini kunci mobil mu, selama kau membawa mobil mu lengkap dengan SIM dan surat kendaraan mu, kau akan baik-baik saja” ucap Manajer Jung sembari tertawa.

“Aku tidak sebodoh itu manajer Jung! Baik lah aku ingin beristirahat—“

“Sebelum aku pergi aku ingin memberi mu ini, sampai bertemu lagi Kayla-ya,” pamit manajer Jung sebelum meninggalkan Kayla.

‘Hannyoung Junior High School Reunion Party!’

“AKU BISA GILA KARENA INI” teriak Kayla sembari masuk kamar dan melanjutkan istirahatnnya.

***

“Kenalkan, nama ku Kayla. Nama ku Cho Hye Ra. Aku memiliki dua nama karena ibu ku yang berasal dari Indonesia memberiku nama ‘Kayla’ sebagai nama Indonesia ku dan nama ku Cho Hye Ra karena ayah ku Korea. Semoga kita bisa berteman baik teman-teman semua” ucap Kayla berkenalan di depan kelas. Hari itu adalah hari pertama Kayla memasuki masa menengah pertama nya. Tentu saja dengan Kayla yang baru lulus dari bangku sekolah dasar masih terlihat sangat polos saat memperkenalkan dirinya.

Dari kejauhan, seorang lelaki muda memperhatikan dengan seksama gadis yang mengakui dirinya adalah Indonesia-Korea. Lelaki muda itu tersenyum simpul melihat kepolosan gadis kecil itu. Tetapi yang paling menyita perhatian lelaki muda itu adalah bukan hanya gadis itu yang mengaku bahwa dirinya Indonesia-Korea, melainkan warna kulit gadis itu yang berbeda dari gadis lainnya. Memang gadis itu terlihat lebih gelap dari pada gadis Korea lainnya. Lelaki muda yang melihat polosnya gadis itu pun mulai berpikiran aneh. Segala keisengan nya muncul melihat gadis itu. Seolah dirinya menemui mainan baru di hari pertama masa menengah pertama nya.

Bel istirahat pun berbunyi, beberapa murid keluar untuk bermain dan bertemu dengan teman baru dan beberapa dari mereka pergi ke kantin untuk berbelanja.

Kayla keluar dari ruang kelas menuju kantin untuk mengisi perutnya yang terasa kosong. Tanpa Kayla ketahui beberapa lelaki muda mengikuti nya dari belakang. Kayla yang sampai di kantin pun langsung mengantri untuk mengambil makanan. Dari belakang, sekelompok lelaki muda dengan sejuta keisengan mereka telah siap untuk mengerjai Kayla. Mereka berbisik-bisik menyusun rencana siapa yang akan mengisengi Kayla. Karena Jongin yang memegang segelas air putih itu pun teman-teman Jongin mendorong diri nya dan tanpa sengaja air itu mengenai rok Kayla. Bersamaan dengan itu Jongin dan teman-teman meneriaki Kayla pipis di rok dan mengatai Kayla orang Korea berkulit hitam.

Kayla hanya menunduk dan menangis menerima perlakuan teman nya. Memang kulitnya hitam tidak seperti Korea pada umum nya. Tetapi apa itu salah. Kayla yang malu berlalu melalu Jongin dan teman-teman nya dan langkah nya berhenti di lapangan kosong.

“TIDAAAAAKKKKKK” teriak Kayla dengan isak tangisnya di lapangan kosong itu.

***

“TIDAAAAAKKKKKKKKK,”teriak Kayla tak menentu disela-sela istirahatnya. Dirinya terbangun dengan keringat nya yang keluar banyak.

“APA? MIMPI? KENAPA AKU HARUS MEMIMPIKAN DIA? ARGH!” teriak Kayla. Tatapan Kayla pun jatuh di kartu undangan reuni pesta.

“Jadi kau memaksa ku untuk menghadiri acara reuni ini, begitu? BAIKLAH KALAU ITU MAU MU!” teriak Kayla sembari mengambil telepon genggamnya.

“Manajer Jung, kau tahu kan pesta reuni SMP ku itu. Dua hari lagi kan? Kosongkan jadwal ku pada hari itu dan—“

“Kau akan menghadirinya?” tanya manajer Jung.

“Tentu saja aku akan menghadirinya, jadi tolong—“

“Kau menganggap perkataan ku benar? Jika dirimu akan menemuinya? Ya! Siapa tahu dia sibuk dan tidak akan mungkin menghadiri acara itu—“

“Bukan hanya dia, tetapi semua lelaki yang mengisengi ku, aku ingin memperlihatkan pada nya kalau aku telah berubah,” ucap Kayla dengan emosi nya yang tak menentu.

“Baiklah nona Cho Hye Ra, aku mengerti” ucap Manajer Jung sebelum memutuskan hubungan telepon.

***

Hari pesta reuni pun tiba. Kayla telah siap mulai dari gaun dan tata rias nya untuk acara pesta reuni tersebut. Kayla memutuskan untuk mengendarai mobilnya sendiri karena dirinya malas untuk naik taksi. Mobil Kayla pun sampai tujuan dan Kayla memberikan kunci mobil kepada valet untuk memarkirkan mobilnya.

Memasuki ruangan ballroom hotel Kayla pun langsung disambut oleh teman satu-satu nya di SMP dulu, Han Ye Ri.

“Kau terlihat cantik, Kayla-ya” ucap Ye Ri sembari memeluk Kayla. “Kau lebih Ye Ri-ah” ucap Kayla membalas basa-basi Ye Ri.

Mereka pun melanjutkan langkah mereka ke meja berisi minuman. Ye Ri memberi Kayla segelas minuman lalu ditolak Kayla. “Aku tidak bisa, aku menyetir sendiri,” tolak Kayla. “Ya! Kemana duit hasil model mu sehingga tidak bisa menyewa supir, ayolah hanya satu, tidak akan apa-apa” ucap Ye Ra. Kayla pun menerima gelas yang ditawari Ye Ri lalu meminumnya.

“Kau bukan lah Kayla? Kau terlihat sangat cantik. Kau ingat aku, aku dulu pernah mengisengi mu, tetapi sekali. Mereka mereka ini lah yang sering. Wah kami merasa menyesal telah memperlakukan mu sangat buruk dulu. Maka dari itu, marilah kita ulang pertemanan kita yang rusak dulu dengan minum bersama” ucap lelaki yang tidak Kayla ketahui nama nya.

“CALL!” Ye Ri menarik lengan Kayla untuk mengikutinya.

“Asal kau tahu saja, lelaki yang mengajakmu tadi adalah cinta monyet ku semasa SMP, kau harus menemaniku, oke?” ucap Ye Ri meminta Kayla menemaninya.

***

“Aku dengar kau sekarang sudah memulai karir menjadi selebriti disini setelah sukses menjadi model di Amerika sana ya? Kau sungguh membanggakan Kayla,” ucap Jong Woo, lelaki yang mengajak nya minum bersama tadi. Kayla hanya tersenyum bangga mendengar pernyataan lelaki itu.

“Iya, sama dengan Jongin, sama-sama memulai karir menjadi artis. Apakah kalian jodoh? Atau mungkin saja kalian pernah bertemu dan berhubungan—“

Pembicaraan lelaki itu terpotong dengan Kayla yang membanting gelas dimeja.

“Ye Ri, tuangkan aku segelas lagi,” pinta Kayla yang tidak mau mendengar omong kosong lelaki dengan minum alkohol.

“Tetapi Kayla—“

Tanpa basa basi Kayla mengambil botol minuman dari tangan Ye Ri dan meminum semua nya. Semua yang ada di meja hanya ternganga melihat Kayla minum.

Botol yang habis diteguk Kayla pun terjatuh dilantai. Kayla dapat merasakan kepalanya sangat berat seolah-olah kepalanya di beri beban. Kayla pun menangkup wajah nya, mencoba menyadarkan dirinya.

“Hai teman-teman, aku datang,” ucap Jongin yang menghampiri teman lama nya. “Hai Jongin, teman lama!” balas teman-teman Jongin bersamaan. Kayla walaupun setengah sadar, dia menyadari siapa pemilik dari suara itu. Kayla pun berdiri menghampiri Jongin. Telunjuk Kayla yang terangkat seolah ingin mencolek mata Kim Jongin.

“Kau! KAU ADALAH ORANG TERISENG YANG ADA DI DUNIA! ORANG PALING MENYEBALKAN! DAN KAU—“

Kayla pun pingsan di hadapan Jongin.

“Dia minum banyak setelah mendengar mu, sepertinya dia masih dendam dengan mu,” ucap salah satu teman Jongin. “Bagaimana ini?” tanya Ye Ri cemas melihat keadaan Kayla.

“Tidak ada pilihan lain, seseorang harus mengantar nya, atau—“

“Aku akan mengurusnya, aku tinggal sebentar dulu ya,” ucap Jongin sembari menggendong bridal Kayla. Jongin memesan satu kamar untuk Kayla beristirahat. Sampai dikamar Jongin menjatuhkan badan Kayla dikasur, membuka sepatu Kayla, lalu memperbaiki posisi tidur Kayla.

“Bajingan kecil, kau adalah bajingan kecil yang pernah ku temui,” gumam Kayla disela-sela tidurnya. Jongin yang mendengar Kayla hanya tersenyum geli. Jongin pun membelai pelan rambut Kayla, wajah Jongin mulai mendekati Kayla, mengelus pelan pipi Kayla “Aku tidak pernah menyangka akan bertemu dengan mu dalam keadaan seperti ini,” bisik Jongin pelan. Nafas Jongin menyentuh wajah Kayla yang tidak sadarkan diri. Sekali lagi, Jongin hanya tersenyum miring melihat Kayla yang ada dihadapannya.

 TBC

Hai, malam semua! Sebelum nya maaf ya kalau aku balas komentar lama. Author juga manusia *apaan sih* hehe. Makasih buat kalian yang udah ninggalin komentar yang lucu-lucu sungguh itu yang buat aku semangat untuk lanjut nulis. Jangan pernah bosan tinggalin komentar ya!

Buat silent readers, aku juga makasih kalian udah meluangkan waktu untuk membaca ff aku, walaupun tanpa komentar. Semoga kalian mau komentar post aku suatu hari ya!

Duh akhir dari chapter in Kai tersenyum miring, maksudnya apa ya? Pertanyaan itu aku juga berharap jawaban dari kalian, jadi jangan lupa komentar. Kelanjutan ff ini tergantung respon yang bagus dari kalian.

Aku rasa aku terlalu cerewet ya untuk seseorang yang lelah pulang workout. Maaf kalau kurang komedi karena ini pertama buat aku *huhu* So, I think that is all. See you! Xoxo~~~

ps: I LOVE KAI WITH HIS BLACK HAIR LOOK SO DAMN HOT *die*

Check this out for more ff from me!

Iklan

11 pemikiran pada “Find My Way Back To You (Chapter 1)

Review And Chat here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s