HURT (CHAPTER 4)

IMG_1216

Title: Hurt

Cast:

Anna Choi (Choi Ji Eun) as OC

Park Chanyeol as EXO Chanyeol

Kim Jongin as EXO Kai

Wu Yi Fan as Kris

Other Cast:

Ariel Choi (Choi Eun Ri) as Anna Choi Sister

Oh Sehun as Sehun EXO

Byun Baekhyun as Baekhyun EXO

Kim Junmyeon as Suho EXO

Do Kyungsoo as D.O EXO

Kim Jongdae as Chen EXO

Kim Minseok as Xiumin EXO

Zhang Yixing as Lay

Huang Zi Tao as Tao EXO

Luhan as Luhan 

 

Genre: Romance, Slight Angst, OC.

A/N: This story really fresh from oven (read:my brain). All of cast belong to God.

Disclaimer: This story just a fiction. Poster made by me.

Please do not plagiarize

Previous chapter: prologue l 1st l 2nd l 3rd

Sebelumnya di chapter 3:

Mereka pun memasuki lift bersama-sama. Melihat lelaki disebelahnya, Anna merasa sangat jengkel. Saat keluar dari lift, Kai yang memang tidak berniat mengikuti Anna mau tidak mau menyamakan langkah nya lagi dengan Anna. Langkah Anna yang berhenti mendadak didepan meeting room mengejutkan Kai. Anna berbalik dan melihat tajam Kai, “APA MAU MU?” teriak Anna. Mau tidak mau Kai yang panik dengan reaksi Anna langsung membungkam mulut Anna yang berteriak. Anna yang tidak rela dibungkam pun mencoba melepas diri dari Kai dengan menggigit tangan Kai.

“Argh! Sakit!” teriak Kai sembari mengelus-elus tangan nya.

Orang-orang yang berada didalam ruang rapat pun merasa tergaduh dengan suara Kai dan Anna. Manajer Cha dan manajer Kim yang mengenali suara mereka pun langsung keluar.

“Anna, apa yang terjadi, kenapa lipstik mu dan rambut mu berantakan,” tanya manajer Cha. Bersamaan dengan itu manajer Kim pun menghampiri Kai, “apa yang terjadi dengan mu? Ya! Tangan mu kenapa?”

“Dia menggigit ku karena menyangka aku mengikutinya dan memiliki niat yang jahat,” jawab Kai yang masih mengelus tangannya.

“Anna Choi, bagaimana kau bisa begitu sadis dengan calon pasangan mu di proyek ini,” ucap manajer Cha yang menegut Anna.

“Lupakan lah,” balas Anna yang berlalu memasuki ruang rapat. Anna sempat membeku didepan pintu ruang rapat. Melihat orang-orang yang ada didalam ruang rapat. Anna pun mengedarkan pandangannya ke seluruh sisi ruangan itu, dan melihat orang yang sangat dia hindari. Anna pun sadar bahwa yang akan menjadi pasangannya adalah boygroup yang bernama EXO. Anna tahu jelas karena dia mengingat satu wajah dari 10 lelaki tampan yang sangat disukai adiknya, Park Chanyeol.

Chapter 4

Aku benci melihatnya, tetapi hatiku ikut berdebar saat melihatnya, apa yang salah dari diriku?

Anna yang membeku dipintu masuk ruang rapat tidak sadar dengan tampilannya yang berantakan. Rambutnya yang berantakan dan lipstiknya yang berlepotan karena Kai membungkam mulutnya tadi. Anna yang masih membeku, sangat jelas tatapan tajamnya jatuh kepada seorang Park Chanyeol. Chanyeol yang sadar dilihat oleh Anna itupun hanya mengeluarkan senyumnya. Disebelah Chanyeol, Baekhyun, tidak tahan untuk tertawa pun langsung mengeluarkan tawanya.

“Gadis itu terlihat sedikit konyol dengan lipstiknya yang berlepotan” ucap Baekhyun disela-sela tawanya. Beberapa temannya yang sadar dengan tampilan Anna pun ikut menertawakan Anna, termasuk Chanyeol. Tidak sengaja tawa Baekhyun membuat Anna sadar akan penampilannya, Anna pun berlari keluar untuk pergi toiler.

“Ya! Anna! Kau mau kemana?” teriak manajer Cha yang melihat Anna berlari kencang dari ruang rapat. Mendengar suara tertawa yang sangat ribut, manajer Kim masuk dan melihat 9 lelaki yang sudah dewasa itu tertawa seperti anak-anak.

“Ya! Kalian semua! Ada apa dengan keributan ini? Dan kenapa Anna Choi berlari saat kalian mulai tertawa keras?” tanya manajer Kim dengan tegas. “Bukan apa-apa manajer Kim, hanya saja Baekhyun tidak bisa menahan tawanya melihat gadis itu dengan rambutnya yang berantakan dan lipstiknya yang berlepotan,” Chen menjelaskan apa yang baru saja terjadi. “Seperti kau tidak ikut menertawakan gadis itu juga,” gumam Baekhyun pelan.

“Baekhyun, kau seharusnya—“

Pembicaraan manajer Kim terpotong saat produser dan tim majalah Nylon masuk ke ruang rapat.

“Hai, selamat malam semuanya,” sapa produser Kim menyambut kedua tamunya. “Selamat malam,” Manajer Kim beserta EXO dan manajer Cha pun menyapa kembali produser Kim. “Manajer Cha, aku tidak melihat dimana Anna, dimana dia?” tanya produser Kim.

“Anna tadinya hadir, sekarang dia sedang berada di toilet, mungkin sebentar lagi dia akan bergabung bersama kita,” manajer Cha menjelaskan keberadaan Anna.

“Good night everyone,” sapa seseorang beserta tim yang mengikutinya yang baru memasuki ruang rapat.

“Good night, Miss Kelly Cutrone and team,” manajer Kim menyambut tim Kelly sebagai anggota dalam perubahan proyek yang akan mereka laksanakan dalam waktu beberapa dekat ini.

Produser pun mempersilahkan Kelly dan tim untuk duduk di ruang rapat.

“Maaf, aku terlambat,” ucap Anna memasuki ruang rapat. “Oh my God! Miss Kelly, apa yang sedang kau lakukan disini?” tanya Anna yang terkejut melihat wanita itu. Tentu saja Anna berbicara dengan wanita itu menggunakan bahasa Inggris. Siapa yang tidak kenal Kelly Cutrone? Salah satu konsultan fashion yang terkenal sekaligus judges yang bersahaja di acara televisi Amerika yaitu American Next Top Model.

“Tentu saja, ikut rapat untuk proyek besar ini,” jawab Miss Kelly.

“Baiklah Anna, silahkan cari kursi kosong untuk duduk agar kita bisa melanjutkan rapat malam ini,” ucap produser Kim. “Baiklah,” jawab Anna sembari mencari kosong. Tentu saja Anna harus duduk berdampingan dengan manajer Cha agar manajer Cha dapat membantu dirinya nanti saat rapat. Tetapi Anna berpikir dua kali saat melihat kursi kosong yang berada disebelah manajer Cha bersebelahan dengan Chanyeol. Anna yang tidak punya pilihan lain pun mau tidak mau duduk diantara manajer Cha, dan juga Park Chanyeol.

“Baiklah, mari kita mulai rapat malam ini, tetapi sebelum memulai rapat ini, terlihat manajer Kim dan EXO bingung dengan kedatangan Miss Kelly. Tetapi kalian tenang saja karena kedatangan Miss Kelly sendiri hanya untuk memastikan siapa yang akan berpasangan dengan Anna nantinya dan jangan khawatir, kita tidak akan rapat dalam bahasa inggris karena Miss Kelly dan tim yang memberi kita review dan kejelasan akan perubahan proyek ini.” Produser Kim mencoba menjelaskan kedatangan miss Kelly saat melihat ekspresi manajer Kim dan EXO yang terlihat sedikit bingung.

“Seperti yang tertulis pada dokumen yang saya berikan kepada kalian beberapa waktu yang lalu, saya ingin menjelaskan beberapa perubahan proyek yang akan kita lakukan nantinya dan pasangan-pasangan yang akan mendampingi Anna Choi nantinya,” ucap produser Kim memulai rapat malam itu.

“Dan telah dijelaskan bahwa proyek ini didedikasikan untuk hari kasih sayang untuk tanggal 14 Februari, tahun yang akan datang. Dimana proyek itu berisi bagaimana kita merayakan hari kasih sayang dengan orang-orang disekitar kita. Dimulai dari bagaimana seorang gadis menjalani hari valentine nya difase yang berbeda. Dimulai saat gadis itu menemukan cinta monyet pada di fase Junior High School. Bagaimana dia gadis itu berkencan dengan seorang  lelaki, bintang sekolah nya saat Senior High School. Melakukan hal gila bersama sahabat lelaki nya, hingga memasuki perkuliahan gadis itu memiliki kencan lain di hari valentine. Dan puncak nya adalah saat gadis mulai bekerja sebagai jurnalis dan jatuh cinta kepada sang direktur yang gagah dan melanjutkan cerita cinta nya ke jenjang pernikahan, memiliki anak dan diakhiri bagaimana anak mereka menunjukan rasa cinta nya kepada orang tua. Seperti yang kita ketahui, hari valentine biasa dirayakan oleh kekasih kepada sang kekasih. Padahal bukan hanya pada kekasih kita harus menunjukan cinta, tetapi kepada setiap orang yang berada disekitar kita. Tentu saja ini proyek besar karena banyaknya sponsor yang ikut berpartisipasi. Perubahan yang dimaksud sekarang adalah awalnya proyek ini akan dilakukan oleh 2 belah pihak manajemen besar majalah Nylon yaitu Amerika dan Korea. Tetapi karena hasil vote dan kendala yang ada di Amerika. Dimana kendala itu adalah model Nylon Amerika telah diarahkan untuk mengikuti pamerah fashion akhir tahun terbesar yang akan diadakan di seluruh Amerika. Jadi untuk penerbitan dan proyek ini tidak hanya untuk Nylon Korea tetapi juga untuk Nylon Amerika. Sampai disini jika tidak ada paham, silahkan bertanya,” produser Kim memberhentikan pembicaraannya karena ada beberapa dari anggota rapat yang terlihat bingung.

“Jadi proyek ini bukan hanya untuk Nylon Korea tetapi juga Nylon Amerika yang dimana kita akan melakukan sesi foto bukan hanya di Korea?” tanya manajer Kim.

“Benar sekali, sesi foto akan dilakukan di Korea dan Amerika,” jawab produser Kim. “Dan seperti yang kalian ketahui fase-fase kisah cinta Anna yang akan kita ceritakan melalu sesi foto ini, yaitu cinta pertama Anna pada saat remaja, dan seterusnya, maka kita sudah memutuskan siapa saja pasangan Anna pada fase-fase tersebut,” ucap produser Kim menjelaskan topik terpenting rapat malam itu.

Tim Kelly pun memberi berkas kepada produser Kim. Produser Kim membaca sekilas sebelum melanjutkan rapat. “Pasangan Anna pada saat cinta monyet pada masa remaja yaitu Kyungsoo Do. Lalu  cinta pertama Anna dengan bintang sekolah di masa menengah keatas yaitu Sehun Oh. Merayakan hari kasih sayang bersama sahabat pada masa menengah keatas bersama Baekhyun Byun dan Jongdae Kim. Sahabat pertama saat memasuki perkuliahan yaitu Minseok Kim, Yixing Zhang dan Zitao Huang. Lalu kekasih pada saat kuliah yaitu Jongin Kim. Sahabat terdekat saat bekerja yaitu Junmyeon Kim. Dan puncaknya yaitu, pelabuhan terakhir hati si gadis kepada direktur di kantornya, yaitu Chanyeol Park. Tentu saja keputusan pasangan ini adalah keputusan yang pas dan tidak bisa dirubah lagi karena kita keputusan ini berasal dari voting dari website Nylon Amerika dan permintaan dari sponsor yang berpartisipasi dalam proyek ini, sebelum mengakhiri rapat malam ini, ada yang ingin ditanyakan?” tanya produser Kim sebelum menutup rapat malam itu. Manajer Kim dan manajer Cha terlihat sibuk dengan pena dan note kecil mereka yang mencatat hasil dan perubahan proyek itu. Member EXO sendiri hanya mengangguk pelan mendengar hasil rapat yang dijelaskan produser Kim tadi. Berbeda dengan Anna yang termenung. Anna yang ingin menentang hasil rapat sebelumnya pun mengurung niatnya saat mendengar penjelasan produser Kim bahwa keputusan itu adalah keputusan tetap yang tidak bisa diganggu gugat. Chanyeol yang melihat Anna termenung pun heran. Dia bertanya-tanya apakah gadis itu sehat atau tidak. Karena Chanyeol sendiri dapat merasakan Anna yang awalnya terlihat baik-baik saja tiba-tiba terlihat murung dengan hasil rapat.

“Baiklah jika tidak ada yang ditanyakan, saya akan melanjutkan sedikit lagi rapat ini karena saya bisa melihat kalian mulai lelah apalagi dengan Anna Choi.” Anna yang merasa dirinya dipanggil pun menegakkan kepalanya yang disambut oleh pandangan orang-orang yang ada didalam ruang rapat.

“Seperti yang sudah dijadwalkan 1 bulan ke depan bahwa sesi foto akan dilakukan 2 minggu lagi di Korea, kita juga berencana menggantinya yaitu sesi foto akan dilakukan di Amerika, yaitu di New York dan California, detailnya saya akan email kepada masing-masing tim, bagaimana dengan kedua manajer apa ada kendala?” tanya produser Kim.

“Tentu saja tidak,” jawab manajer Kim dan manajer Cha bergantian.

“Baiklah sekian penjelasan rapat hari ini, terimakasih atas kehadiran Anda semua, semoga kita bisa bekerja sama dengan baik dan semoga proyek ini berhasil, selamat malam” ucap Produser Kim menutup rapat malam itu.

Semua tim pun berjabat tangan sebelum keluar dari ruang rapat kecuali Anna yang masih terduduk lemas dikursinya. Tidak ada dari tim yang curiga dengan sikap Anna karena mereka tahu dengan kondisi Anna yang baru saja sampai di Korea terlihat sangat lelah. Manajer Cha sendiri tidak memaksa Anna karena manajer dapat melihat wajah Anna yang sangat ingin beristirahat secepatnya.

Hanya manajer Cha dan Anna yang tertinggal di ruang rapat. “Anna, kau baik-baik saja? Maksudku dengan hasil rapat tadi? Kau menerimanya?” tanya manajer Cha.

“Apa aku terlihat baik-baik saja? Dan apakah aku juga punya cara lain untuk menolaknya? Tidak bukan? Sepertinya aku harus cuci muka terlebih dahulu sebelum aku ke mobil, kau tunggu aku saja dimobil,” jawab Anna dan berlalu meninggalkan manajer Cha yang masih sibuk membereskan note dan tabletnya sebelum keluar dari ruang rapat.

Sesampainya di toilet, Anna pun mencuci muka dan bercemin. Dia tahu wajahnya yang lelah ini bukanlah karena alasan lain melainkan dengan hasil rapat tadi. Tidak pernah terlintas dipikiran Anna akan bertemu dengan lelaki itu dengan cara seperti ini.

Anna pun melanjutkan langkahnya keluar dari toilet dengan kepalanya yang menunduk. Tidak sadar ada lawan didepannya, Anna pun menabrak badan seseorang, untuk kedua kalinya. Tetapi kali ini berbeda karena Anna tidak terjatuh karena dirinya dengan orang itu tidak dalam keadaan yang tergesa-gesa seperti.

“Sepertinya kau harus berhenti menabrak ku—“ mulut Anna terbungkam saat dia menegakkan kepalanya yang tertunduk tadi.

“Maaf,” lelaki dengan suara berat itu meminta maaf karena telah menabrak Anna dengan tidak sengaja. Anna yang melihat lelaki itu terdiam dan membeku. Anna merasa musibah datang secara perlahan kepada dirinya.

“Kau Anna Choi? Orang yang akan berpasangan dengan ku di proyek majalah Nylon nanti?” tanya lelaki itu dengan suara beratnya yang membuat hati Anna tidak karuan. Anna masih tidak percaya bahwa ini sosok asli lelaki yang digilai adiknya. Tubuhnya yang tinggi, suaranya yang berat, lesung pipi nya yang dalam dan senyum lelaki itu. Chanyeol yang melihat Anna terdiam pun heran lalu meletakkan telapak tangannya di dahi untuk memastikan suhu tubuh gadis yang terlihat lemas itu. “Apa kau baik-baik saja?” tanya Chanyeol yang membuyarkan lamunan Anna. Anna pun memegang lengan Chanyeol lalu menjauhkan telapak tangan Chanyeol dari dahinya.

“Bukan u-rusan mu, ma-maksud ku, aku harus p-pergi sekarang juga,” ucap Anna berlalu meninggalkan Chanyeol yang kebingungan. Perasaan Anna sendiri kacau saat Chanyeol meletakkan telapak tangannya dan perasaannya bertambah kacau saat dia berlalu meninggalkan Chanyeol.

‘Apa saja yang baru aku lakukan tadi? Apa yang salah dengan ku sebenarnya?’ batin Anna yang tidak yakin apa yang salah dengan dirinya sendiri.

Hai, hurt chapter 4 just born

Maaf kalau chapter ini kurang memuaskan karena chapter ini khusus menjelaskan perubahan proyek itu sendiri. Aku sebenarnya ingin menulis lebih panjang tetapi author juga manusia (dibaca: author lelah setelah berpergian seharian).

Buat silent readers, aku harap kalian juga puas dengan posting aku hari ini, semoga kalian sudah mau mengomentari postingan aku dan berniat mengurangi kelelahan aku dengan komentar kalian.

Mau tahu kelanjutan mereka di proyek majalah Nylon? Silahkan meninggalkan komentar kalian. Karena aku post cerita ini benar fresh from the oven (aku ketik berdasarkan apa yang ada di otak aku, bukan draft lama yang tersimpan)

I think that’s all for today. See you! Xoxo~~~

ps: chanyeol, i do love you just the way you are. But not with your grandpa hair. But still, my love with you becomes bigger and bigger. And my dear Kai-nim, are you trying to get my heart back? I damn love your black hair :’)

more ff from anonymouspark? visit me!

Iklan

15 pemikiran pada “HURT (CHAPTER 4)

  1. Anna! aku pengen jadi posisi kamu. apalagi kamu dipasangin sama my husband. oppa!! i’m jealous !! Enak banget siih jadi si anna. kapan aku gtu? ; sehun said: STOP DREAMING . yayaya tau kok sehunnn ;

    Suka

Review And Chat here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s