Burst

Burst cover

Burst

WWW

Slice of Life | Drabble 483 words | PG10

Kim Jongin (Kai EXO)

Disclaimer: Cast dan inspirasi milik Tuhan. Ini hanya fiktif, yang penting isi ceritanya sampai pada pembaca ^^

poster by HanissiKim

Disclaimer: Cast dan inspirasi milik Tuhan. Ini hanya fiktif, yang penting isi ceritanya sampai pada pembaca ^^

“Ledakan gelap ada di belakangku, ledakan terang kini menimpaku”

 

Aku berbeda.

Ku anggap diriku sebagai anak kecil penglahap mimpi. Anak kecil yang berusia lima tahun dan balon udara sebagai mimpinya. Hanya bermodal sipitan mata dan pipi merah semu, aku mendongak pada langit. Balon itu kian menaik.

Kemudian aku ditampar angin. Menoleh kesekeliling, mendapati kekumuhan sana-sini. Teman-teman tertawa, kakak tingkat menaikan dasi dengan angkuh, ibu-ibu berkumpul dalam satu meja makan. Topik yang dibahas: KEBURUKAN DIRIKU. Bahkan berani meledakan bom untukku.

Aku gagu, seluruh tubuhku lumpuh. Hanya air mata yang menuruti gravitasi. Gendang telingaku rasanya mau jebol. Yang aku ingat, tanganku hanya dua. Lalu seseorang berteriak padaku: “Tutup telingamu segera! Mereka tak akan berhenti meledakan bom untukmu!”

Sejenak pikiranku susah konek, lambat laun kuselimuti telingaku dengan telapak tangan. Dan hal itu mujarab, aku tak mendengar ledakan-ledakan bom itu lagi.

Mereka suka membicarakanku lantaran tak mau menyia-nyiakan keberadaan mulutnya. Berfikir negatif tentangku entah mungkin karena itu pilihan mereka (tidak mau memilih yang positif). Diimbuhi dorongan jahil dengan tangan sebagai pelakunya, sempurna sudah mereka membully ku.

Apapun itu, aku masih punya kaki. Untung saja mereka tidak sampai memotong kakiku yang menempel pada tanah bumi. Jadi aku berhak bertahan menglahap mimpi, walau sambil menutup telinga.

“Jongin…” tiba-tiba wanita bersuara lembut membelai pundakku. Ia melepaskan tanganku, dan aku mendengar ledakan-ledakan bom itu lagi. Bahkan lebih keras, bisa-bisa jantungku yang jebol. Mata wanita itu menuntunku untuk melihat penampilanku sekarang: Celana jins robek-robek, T-shirt dan jaket hitam membalut tubuhku, mengejutkanku. Wanita itu kemudian menuntunku mengarungi orang-orang yang dari mimik bibirnya masih menghujatku.

Semakin jauh aku mengarungi itu, dadaku mengeras. Bahkan tumbuh perisai menutupi dadaku, memantulkan sinar matahari. Semakin jauh aku melangkah, aku sudah lolos dari kegelapan. Suara hujatan itu kian mengerucut, berbanding terbalik dengan suara baru yang gempar-gempor menyambutku di depan: teriakan para gadis memujiku.

Aku sampai pada sekotak panggung sendirian. Aku menari, dituntun tulang-tulangku yang lelah, memar, bahkan hampir rapuh. Untungnya sendi-sendiku masih memproduksi minyak, hingga aku terlihat seperti benang saat menari.

“SARANGHAEYO KIM JONGIN!! SARANGHAEYO KIM JONGIN!!” teriakan itu menggumpal dalam musik yang mengiringiku menari. Bahkan lebih keras. Aku tak peduli, aku terus menari, sampai datanglah 11 orang mengikutiku, menyebar membentuk formasi denganku, menari dan menyanyi bersamaku.

“E-X-O!”

BOOM!! Ledakan kagum dari gadis-gadis semakin melarutkan gunjingan-gunjingan terdahulu padaku.

END

Yakyakyak, gimana? Aneh ya? kwkwkw
FF ini tercipta dengan sendirinya ditengah kegalauan author yang sempat digunjing oleh beberapa orang dan bikin author down, hiks! *kenapa jadi curhat?

Terus author nyoba-nyoba nulis di lepi, eh bisa selesai juga kwkwkw gak nyangka!

Makasih buat Tante Avyhehe yang udah mau bagi-bagi tips buat menghilangkan stuck  saat nulis FF. Tipsnya manjur banget bok! Nih buktinya kkkkk~

Oke, tinggalkan sesuatu setelah baca FF ini~ komentar, kritik, saran  dan THR kalo bisa kkk~

Iklan

9 pemikiran pada “Burst

  1. FF nya bagus 👍
    Tapi ada beberapa yg gk aku ngerti disini 😭
    bantu aku maksdnya ini apa ya author??

    “Teman-teman tertawa. …..sampai…… KEBURUKAN DIRIKU. Bahkan berani meledakan bom untukku.”

    Trus yg bom sama hujatan itu maksudnya Kai lagi di omongin haters gtu ? 😑 atau malah sebaliknya ? Bom itu maksudnya pujian sama teriakan dri para fansnya gtu?

    😣😑😕😣😑😕😣😑😕

    Aku sampai berkali2 baca yg bagian itu buat paham. Tp tetap aja.. bingung sendiri..

    Hehhehehee 😂 maaf author 😊
    Jdi gk enakkk 😂

    Suka

    • oke, bakalan aku jelasin
      duh kayaknya FF bener2 absurd :’D *maafkan

      “Teman-teman tertawa, kakak tingkat menaikan dasi dengan angkuh, ibu-ibu berkumpul dalam satu meja makan. Topik yang dibahas: KEBURUKAN DIRIKU. Bahkan berani meledakan bom untukku.”

      itu maksudnya temen-temennya Kai suka ngetawain dia, senior-senior sombong dan nganggep tallent Kai lebih rendah dari mereka, terus ibu2 itu ibu2 rumpik tetangga Kai yg iri sama Kai, sehingga mereka suka ngomongin Kai yg jelek2. dan mereka lebih suka membahas keburukan Kai daripada kebaikannya. Bom menggambarkan hujatan2 dan omongan2 yg gak enak pada Kai.

      terus, Bom disini menggambarkan dua situasi. Bom yang awal adalah HUjatan dari teman,senior dan ibu2 rumpik, yang kedua (yg setelah Kai nari di panggung) adalah Bom sorakan dan pujian dari penggemarnya.

      jadi inti dari cerita ini, Kai selalu dihujat dan dianggap negatif oleh2 org2 sebelum ia sukses. pas dia sukses, banyak orang yang ngefans sama dia.

      cerita ini cuma fiktif, bukan perjalanan hidup Kai yang sebenernya. Kai disini cuma gambaran orang2 yang dulunya tehujat dan sekarang sukses.

      xoxo, gimana? mudeng? 😀
      makasih ya udah mau baca, ya walaupun harus nguras otak dalam2 😀

      Suka

Review And Chat here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s