92 Line Of EXO

92 Line Of EXO

WWW

Ficlet mix | Fluff, Slice of life | PG 15

Park Chanyeol, Byun Baekhyun,  Kim Jongdae

Chanyeol cuek, lebih dari Baekhyun yang sibuk dan Jongdae yang terlampau aktif.

Inilah kisah fiksi member 92 line of EXO ketika di kampus… selamat menikmati ^^

#Hebat

c34daf079245d6886fff4618a4c27d1ed01b24c5

Chanyeol sangat khas.

Rambut panjang yang mengeriting siap ditempati burung sebagai sarangnya. Tak jauh-jauh dari itu, ia mendapat julukan “Si Sarang Burung”. Selalu terlihat sendirian berkeliaran di kampus tanpa tujuan, bahkan pernah ditemukan tertidur di emperan gedung. Tiap langkahnya menjadi bahan omongan melihat penampilannya yang freak. Ingat! F-R-E-A-K bukan K-E-R-E-N. Dari atas sampai bawah sangat diluar sederhana: kaos oblong pengusir gerah plus celana jins trompet, dengan catatan yang penting nyaman dipakai. Ranselnya dalam keadaan prihatin: cangklongan di sebelah kanannya hampir putus, dihinggapi satu buku tebal saja mungkin sudah jebol. Dalam keadaan seperti itu, Chanyeol benar-benar cuek. Secuek dirinya ketika sendirian menggrogoti coklat di bawah tangga. 

Sudahlah, kau pasti sangat mudah menemukan Chanyeol di dunia ini. 

Tapi siapa sangka kalau dia bisa menimbulkan iri. Beberapa teman sekelasnya merasa hidup Chanyeol sangat enak. Datar, tidak ada masalah. Mungkin karena Chanyeol tidak terlalu memikirkan masalahnya dan selalu pasang tampang baik-baik saja. Bukan hanya itu, ada sebuah moment yang membuat mereka menganga seperti buaya:

“Kita sambut, lulusan terbaik Fakultas Sastra dengan IP tertinggi sebesar 3.97… Park Chanyeol.”

BURRRFFF

Bahkan  sampai ada seorang wisudawan menyemburkan air yang ia minum ketika mendengar pernyataan itu. Ia tak percaya.

Tepuk tangan sangat menggema. Chanyeol naik panggung dengan gaya berjalan ala dirinya, hanya saja penampilannya lebih rapi, tanpa menghilangkan rambut “sarang burung”nya.

***

#Populer

11737906_1608203382781186_777839417453011745_n

Tidak seperti yang lain, saat kelas berakhir Baekhyun terburu-buru pergi. Ia percepat laju motornya agar tidak terlambat datang ke tempat kerja. Baekhyun bekerja part time demi menambah uang saku walau segudang tugas kuliah tak berhenti menemaninya. Mau tak mau,  ia harus pintar-pitar membagi waktu. Tugasnya bukan main, yakni mengarang cerita, mengerjakan soal grammar, menghafal dialog bahkan membuat laporan penelitian yang memerlukan makalah berlembar-lembar. Belum lagi jika ada ujian, Baekhyun haram hukumnya untuk melupakan kosakata yang ia pelajari. Dan hal itu harus Baekhyun imbangi  dengan kesibukannya menjadi kasir. 

DRRT  DDRRRT

“Baekhyun, kau lupa ya? Hari ini Pak Park menyuruhmu ke rumahnya mengambil materi ujian besok untuk difotokopi.” di tengah jalan, ia mendapat panggilan dari teman sekelasnya.

Deg

Oh iya, aku lupa menyebutkan satu hal lagi. Baekhyun adalah ketua kelas.

“AIGOOOOO!!! Aku tidak bisa! Aku harus bekerja. Bisakah kau menggantikanku?”

“Maaf Baek, aku juga tidak bisa. Orang tuaku datang dan aku harus menjemputnya.”

“AISHHHH, bisakah–”

“Bye Baekhyun!”

Rasanya Baekhyun ingin mati saja.

Mau bagaimana lagi? Baekhyun sepertinya harus berbalik arah ke rumah dosennya.

Tapi, bagaimana dengan pekerjaannya?

“BAEKHYUUUUUN, CEPAT DATANGLAAAAAH” Luhan frustasi menghadapi segerombolan gadis yang datang ke kafenya. Normalnya, kalau sebuah kafe banyak pendatang, pemiliknya pasti bersuka cita. Tapi ini berbeda. Segerombolan gadis yang kebanyakan masih berseragam abu-abu putih itu berbuat ricuh, mengeluh, meminta Baekhyun segera datang di hadapannya. Mereka adalah fans Baekhyun.

***

#Aktif

EXO-fans-trend-Chens-birthday-on-Twitter-Happy-ChenChen-Day

Pakaian siap kotor? Siap. 

Bekal, peralatan mandi dan obat-obatan? Siap juga. 

Kompas, pasak, tenda? Jongdae sudah membungkusnya dalam tas yang berbeda.  Siap.

Ransel Jongdae lebih besar dari perut ibu hamil. Di bawah fajar, Jongdae berjalan riang, tak sabar ingin segera sampai di kampus lalu bersama-sama pergi berkemah di pegunungan. Dari dulu Jongdae tertarik dengan dunia ke-Pramuka-an. Berkemah di alam bebas membuatnya ketagihan. Berteriak puas di hutan belantara membuat dirinya merasa hidup kembali.

Jongdae suka dengan hal-hal yang menantang. Pahit manis menyebrang sungai besar, mendaki gunung dan tidur dalam dinginnya gelap membuatnya tahu bagaimana strategi bertahan hidup di alam bebas.  Tidak hanya itu, mentalnya juga semakin kuat dan temannya bertambah banyak. Jadi jangan penah tanyakan berapa kali Jongdae absen. Hampir semua kegiatan Pramuka, Jongdae ikut andil.

Jongdae melihat sanggar masih sepi dan terkunci. Tidak ada tanda-tanda keberadaan orang. Apakah dirinya yang pertama kali datang? Wah, semakin bertambah saja semangat Jongdae. Bahkan ia sama sekali tidak melihat kakak tingkatnya datang padahal tinggal lima menit lagi menuju jam yang ditetapkan. Baiklah, Jongdae tunggu saja di depan sanggar sambil melihat-lihat denah.

“Jongdae!” teriak salah seorang.

“Hyung!”

“Apa yang kau lakukan disini?”

Dahi Jongdae mengerut, mengira kalau kakak tingkatnya yang satu ini masih ngantuk. Ya jelas untuk berkemah lah!

“Kenapa hyung tidak bawa apa-apa? Belum bersiap-siap pula.” Ela Jongdae.

‘hyung’ itu memperhatikan Jongdae lagi. Sekarang gantian dia yang mengerutkan dahi dan menganggap Jongdae masih ngantuk. Jongdae berfikir, apakah kakak kelasnya ini tidak ikut berkemah? Sangat disayangkan.

“Jongdae…” si hyung memegang bahu Jongdae penuh prihatin. “Kemahnya itu minggu depan, bukan hari ini.”

Jongdae kaget hampir terjungkal. Apalagi ketika melihat kalender di ponselnya.

END

92 Line f EXO

Entah kesambet apa, author bisa kepikirn membuat ficlet mix macam ini :’D, mungkin karena mereka bertiga yang begitu ceria di hati Author dan tiap mau bikin FF, merekalah yang pertama kali terpikirkan untuk dijadikan cast, hmmmYang jelas, terimakasih pada Allah SWT atas segalanya, kemudian buat kakak kelas dan temen sekelasku yang menjadi inspirasi buat nulis FF ini XD, dan juga yang pasti buat para readers yang mau membaca dan meninggalkan jejak *alamak, polos sekali kata2ku ini XD* 

Yuhuuu, waktunya untuk ngomen *jrenggg

Iklan

3 pemikiran pada “92 Line Of EXO

  1. chanyeol daebak,jangan menilai orang dari penampilannya karena penampilan bisa menipu, baekhyun benar2 sibuk banget,jongdae saking aktif sampai lupa,

    Suka

  2. chanyeol daebak,jangan melihat orang dari penampilannya karena penampilan bisa menipu, baekhyun benar2 sibuk banget,jongdae saking aktif sampai lupa,

    Suka

Review And Chat here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s