(Chaptered) Complicated Love 8

req-baekhyuneeyixing

Title : Complicted Love Chapter 8

Author : exo-lbaekkie baekhyun

Genre : romance, family,triangle love , etc

Length: chapter

Cast : Jung Hye Bin (oc) | Park Chan Yeol | Han Gun

Other cast : Akan ada sesuai chapter

Disclaimer :Fanfic ini milik saya semua ide cerita didalam nya hanya imaginasi saya belaka. Jika ada kesamaan dalam bentuk apapun itu hanya lah   ketidak sengajaan   dan bukan plagiat

Author note’s : Beware of Typo |RCL

Cr: Laykim Indo Fanfic Arts

 

1/2/3/4/5/6/7

Summary : ketika sebuah cinta tumbuh di antara hubungan yang terlarang

“apa yang kau pikirkan , sama dengan apa yang kau pikirkan ?” tanya chen hyeong pada ku

“entahlah . apa yang kau pikirkan ?” tanya ku ingin tahu dengan segera apa yang chen hyeong pikirkan saat ini .

ia tersenyum penuh arti . “mungkin..”

Chapter 8

 

“….ibu nya adalah . . Antis -mu, Park Chan Yeol hahahaha” kata chen hyeong seraya tertawa terbahak bahak, namun masih dalam batasan wajar .

“omong kosong . . hyeong !” kata ku.

‘bahkan aku lebih tau lebih dari siapapun di dunia ini kepribadian ibu dari anak itu Hyeong !’ batin ku dalam hati .

“kau tidak makan siang hari ini yeol-ra?” tanya baek hyun teman sekamar ku di dorm. baek hyun adalah orang yang paling dekat dengan ku di dlm grup. karena sifat kami yang hampir sama.

“tidak , aku tidak suka sup seafood.aku akan makan yang lain nanti” kata ku menolak tawaran baek hyun.

bukan nya tidak suka, aku akan terkena alergi lagi jika memakan apapun yang berhubungan dengan seafood.

“wahh kalau begitu buat tao saja ya hyeong, eoh?” kata tao .

yak yak . . enak saja kau! maknae hanya dapat satu porsi. lagi pula aku yang bertanya pada yeol apa dia mau makan atau tidak. tapi malah kau yang memakan porsi milik nya. andwae ! ini untukku tao !” selak baek hyun tak mau kalah dengan sang maknae di group kami tao. yah, memang diantara semua member baek hyun dan tao lah yang makan paling banyak. tak jarang, mereka mengambil porsian makan sisa member lain untuk mereka habiskan.

“ck ck ck.” decak ku pada mereka. “yang muda dan tua tidak ada yang mengalah ..” celetuk ku.

chen hyeong hanya tertawa melihat tingkah mereka dan mendengar gerutuan ku.

“makan lah dengan tenang baek hyun -ah, tao-a” kata suho hyung. “nanti kalian akan dapat gangguan pencernaan” lanjut suho lagi. yah suho hyung adalah leader kami, penjaga kami, sekaligus apotek berjalan di grup kami, bagaimana tidak ? ia layak nya apoteker bisa menyiapkan obat apa saja di lemari khusus milik nya. hanya untuk obat obatan, untuk siapa ? tentu saja, untuk semua member.

***

 

***

sial . selalu saja aku merasa bosan jika tidak ada kegiatan grup.

“suho hyung, aku ingin mencari udara segar sebentar.” aku minta izin pada su ho hyung.

“aku tau kau bosan. tapi manajer hyeong bilang padaku.agar kalian semua tidak berkeliaran ke luar gedung, kecuali kau sudah dapat ijin dari manajer hyung.” suho hyung melarang ku untuk keluar gedung. karena aku yakin setiap hari nya di depan gedung SM ini pasti sudah banyak fans yang berkerumun hanya untuk melihat kami dari dekat.dan itu sedikit beresiko jika kami keluar sendiri tanpa pengawalan ketat.

“baiklah, aku akan ke toilet. sebentar”

“baiklah. segera kembali.”

aku pun tersenyum menang dan segera keluar gedung secara diam -diam.

Chan yeol POV end

***

‘buk buk’ lamunan hye bin buyar ketika mendengar suara meja di tepuk kan dengan telapak tangan.

“lagi? kau melamun. apa yang sedang kau pikirkan? Ketua Tim Jung?” tanya seorang yeoja yang satu ruangan dengan nya.

” aku baik -baik saja. kembalilah bekerja.” kata hye bin pada bawahan nya itu.

” aku perhatian pada mu. karena aku perduli ketua tim..”

jawab bawahan nya itu .

“jia – ya . . kau tenang saja. serahkan saja urusan ketua tim mu pada ku. aku ahli dalam hal ini, terutama dengan urusan namja dalam pikiran hye bin . . keuchi hye bin-ah ??” ujar ha ni sambil mengelus rambut hye bin  yang di biarkan tergerai.

namja .. apa yang kau maksud. ha ni-a” tanya hye bin . masih sibuk dengan monitor nya. ia sibuk mengetik. entah apa yang ia ketik. “sudah waktu nya makan siang .daripada kau bosan dan stress ayo ikut aku, aku akan mentraktir mu kali ini” ajak ha ni. dengan ragu dan langkah yang berat akhir nya ia mengikuti ajakan ha ni menuju kantin kantor.

ha ni sudah asik dengan makan siang nya. sedangkan hye bin masih sibuk mengaduk aduk nasi nya. padahal terdapat banyak makanan di meja. tapi , hye bin benar benar kehilangan selera makan nya akhir akhir ini.

***

Hye Bin POV

Ku lihat ha ni menyantap makan siang nya dengan lahap, seperti orang yang tak makan berhari -hari saja. berbeda dengan ku. Rasa nya lidah ku sudah tak dapat merasa lagi apa rasa makanan yang sudah kulahap. entah mengapa aku kehilangan selera makan ku setelah pertemuan tak terduga ku dengan ‘ nya

“hye bin-ah kau ingat masa kita SMA dulu ? pada saat istirahat kita semua selalu berkumpul bersama bukan untuk sekedar makan. melainkan memalak adik kelas, ahh lucu sekali jika aku ingat itu.” kata ha ni. membuat ku juga ikut tertawa jika ingat saat -saat itu.

“di tambah kau pada saat itu berpenampilan ala jan di di boys over flowers . kau ingat kan itu lucu sekali , dengan aksen seoul mu yang sangat kental . dan juga jika aku tidak mengerti chan yeol akan menjelaskan nya pada ku dengan aksen ulsan nya . pada saat itu pasti kita benar -benar lucu ya ha ni -a”

ha ni langsung terdiam ketika menyebut salah satu nama . “kau masih belum melupakan chan yeol ya rupa nya”

otak dan bibir ku stak saat mendengar apa yang dikatakan ha ni barusan . “ti -tidak . . kita kan hanya, hanya meningat   masa lalu saja.” elak ku dan langsung meminum segelas air putih, untuk menghilangkan grogi ku .

***

aku menyapu pandang ku, ku lihat layar televisi yang ada di kantin .

‘EXO ShowTime’ itulah judul acara yang tertulis di layar televisi.

Ku lihat begitu banyak member di grup itu sekitar 12 orang mungkin. aku tidak mengetahui banyak tentang mereka, tapi kejadian  kemarinlah membuatku menyadari sesuatu hal. menyadari bahwa semua nya tidak lah berlalu begitu saja, menyadari sesuatu hal yang berkaitan dengan kembali nya masa lalu dan rasa yang telah ia kubur dalam -dalam, dan menyadari tentang Orang itu yang pasti akan bertanya -tanya siapa kah ayah dari putri ku.

dan DEG ! ..

entah lah apa yang ku rasa, tak pernah aku merasakan nya lagi setelah dia pergi meninggalkan ku hari itu, tak pernah lagi semenjak aku menikah dengan han gun, suami ku sekali pun . jantung ku berdebar ketika sebuah lensa kamera menyorot nya dan menginterviewnya, melihat manik nya kembali, melihat kembali senyum nya yang menawan membuat ku merasa terpukul sekaligus berdebar -debar di saat yang bersamaan walau pun aku tidak bertemu dengan nya secara langsung.

“kau tidak memakan nya ?” tanya ha ni pada ku . ha ni ingin menoleh ke arah yang ku lihat . namun aku langsung menghalangi nya, “waktu makan siang sudah habis. ayo hani-a kita harus kembali” ajak ku langsung menarik tangan ha ni agar ha ni tak melihat apa yang ku lihat . “hei . hei kau ini kenapa sih ? belum juga perut ku mencerna . .” gerutu ha ni .

‘Aku hanya tidak ingin , tidak ingin orang lain tau . tentang hal ini ‘

Hye bin POV END

***

Han Gun POV

Aku menelpon ahjumma Kang, pengasuh da bin. namun ia bilang da bin belum juga pulang , padahal jam sekolah nya sudah berakhir jam 13.00 tadi.

‘Kemana anak itu pergi ?’ tanya ku pada diri sendiri.

Aku mencintai da bin sama seperti ibu nya, walau dia bukan lah anak kandung ku. Tapi, aku adalah ayah nya .

Dan satu yang masih ku ingin ketahui adalah,,

‘Siapa Ayah Kandung Da Bin?’

hye bin tak pernah ingin membahas nya, tapi da bin selalu mempertanyakan nya.

Da bin Tumbuh dan memiliki sifat yang sama persis dengan ibu nya. ada saat nya ia banyak bicara dan ada saat nya ia terdiam, dia tidak menyukai akademik tetapi dia mencintai musik.

dan soal Hye bin, aku mencintai nya lebih dari apapun . tapi aku tidak pernah tau apa yang ia pikirkan dan rasakan, siapa yang ia sayang, dan aku tak pernah bisa melihat apa dan siapa yang menempati sisa hati nya selain da bin. Aku benar -benar tak tahu tentang nya.

Hye bin tak pernah sekalipun membuka diri nya untuk ku, dia selalu memakai topeng . Walaupun aku tahu begitu, aku aku tak bisa melakukan apapun karena aku mencintai nya .”

aku pun memutuskan untuk mencari da bin. Karena aku tak ingin membuat hye bin khawatir.

***

da bin sedang berjalan seorang diri sambil memakan se-cone ice cream banana yang terletak di tangan kanannya sedangkan tangan kiri nya memegang tas kecil berisi baju olahraga dan buku.

hye bin masih sibuk dengan ice cream nya dan tak melihat apa yang ada di depan nya. dan

dari arah jalan raya terdapat mobil

tin tin . .

da bin membulatkan mata nya, namun seperti kilat seseorang langsung menarik nya ke tepi jalan dan membuat seorang itu terjatuh.

“kkuma . . gwaenchanhayeo? ? andacyheosseo ?” tanya seorang namja dengan suara berat itu panik. sambil melihat keadaan tubuh da bin memastikan keadaan nya baik -baik saja .

“ne . aku tidak apa -apa. gumapseubnida ahjussi.” da bin membungkukkan badannya sebagai tanda terimakasih.

“syukurlah . .” namja bersuara berat itu berkata dan merasa lega bahwa gadis kecil ini baik-baik saja.

eo?! ice cream ku ? sayang, sekali aku baru saja membeli nya. dan baju ahjussi kotor karena ku.” da bin menunjuk noda ice cream yang ada di jacket milik namja itu.

“tidak masalah, yang penting kau tak apa. ayo, oppa akan membelikan mu ice cream. kita akan makan di kedai nya jadi kau tak perlu khawatir ice cream mu akan terjatuh lagi.” kata namja itu. da bin mengernyitkan dahi nya bingung dan ia tersenyum senang.

“tapi, ahjussi ..” namja itu menoleh ke arah da bin .

“ya ?”

“ibu ku bilang bahwa aku tidak boleh mengikuti orang asing. ahjussi ini kan orang yang aku tak kenal , jadi ahjussi adalah orang asing, arti nya aku tak boleh ikut dengan mu” kata da bin polos.

namja itu tertawa mendengar apa yang baru saja di ucapkan nya. tersadar bahwa ia memang seperti pencuri yang memakai jacket, bennie lengkap dengan masker dan kaca mata nya.

namja itu mensejajarkan tinggi tubuh nya dengan tubuh gadis kecil itu.

“apa aku terlihat seperti penculik ya ?”

da bin menangguk tanpa berpikir panjang, dan lagi -lagi namja itu tertawa melihat jawaban gadis kecil itu. sangat lah polos menurut nya.

“lalu, siapa nama mu ?” tanya namja itu. “apa, jika aku menjawab pertanyaan ahjussi kau akan memberi tahu siapa ahjussi ?” da bin membalik kan pertanyann nya pada si namja itu.

namja itu mengelus rambut hitam milik da bin,

“tentu. tapi ada syarat nya”

da bin mengerutkan alis nya bingung, “baiklah apa ahjussi . .? namaku han da bin . ahjussi -neun?”

“syarat nya adalah jangan panggil aku ajussi tapi oppa . jika saja , da bin sudah tau siapa oppa sebenar nya , ini adalah rahasia kita . arrachi ?”

da bin pun menangguk setuju , dan namja itu menurunkan sedikit masker yang menutupi separuh wajah nya yang bisa di bilang cukup menawan .

da bin membulatkan mata nya, tak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat dan siapa yang ia kenal .

“ya tuhan! apa kau sungguh chan yeol oppa ?” bisik da bin pada chan yeol ..

chan yeol tersenyum malu -malu, ia menggaruk tengkuk nya yang tak gatal .

“chan yeol oppa member exo? sungguh?” da bin masih tak percaya, ia mengelus pelan pipi chan yeol .

“wahh . . benar ya ? ibu . . kau pasti tak percaya dengan apa yang ku lihat sekarang .” kata nya hampir saja da bin melompat kegirangan untung saja ia masih bisa mengendalikan rasa senang nya yang sudah tingkat akut . bagaimana tidak ? jelas saja , chan yeol adalah idola nya di exo. di tambah ia benar -benar berdiri di depan seorang Park Chan Yeol sekarang.

“ini adalah rahasia ne? berjanjilah” kata chan yeol mereka pun mentautkan jari kelingking mereka .

chan yeol pun mencubit pipi da bin ringan .

Sebuah mobil pun berhenti di depan persimpangan tak jauh dari da bin berdiri.

dan si pengemudi turun yang tak lain adalah ayah da bin Han Gun. Chan yeol yang melihat kedatangan Seorang namja itu pun langsung memakai masker nya kembali .

“da bin -na, kau kemana saja ?” han gun mencerca da bin dengan banyak pertanyaan .

da bin menoleh melihat kedatangan han gun, ayah nya.

“appa . . aku . . aku” da bin menjawab nya dengan gelagapan seperti ikan kekurangan air .

“siapa ahjussi ini ?” tanya appa nya “ibu kan sudah mengatakan nya pada mu bahwa”

kemudian dilanjutkan oleh dabin .

“jangan bicara pada orang asing . iya .aku tau appa .” kata nya

da bin menyungutkan bibir nya, “ayo, sudah saat nya kau pergi les da bin . jangan buat ibu mu khawatir . appa akan mengantar mu” ujar Han Gun dan segera mengajak da bin untuk masuk ke mobilnya .

 

da bin membuka jendela mobil nya,

“ittabwayeo . . oppa” kata da bin sembari melambaikan tangan nya .

Chan yeol hanya tersenyum simpul dan membalas lambaian tangan da bin .

***

Chan Yeol POV

Nama anak itu adalah da bin , Han DaBin .

Gadis dengan rambut panjang sebahu, dan mata bulat hitam pekat, dan dengan eye-smile nya ketika tersenyum . kau tau anak itu meningatkan ku pada siapa ?

 

Benar . tentu saja Hye Bin, Jung Hye Bin .

Orang yang menghilang dari hidup ku setelah aku memutuskan hubungan ku dengan nya. Orang yang sukses menghilangkan separuh jiwa ku karena kepergian nya dan menghilang begitu saja tanpa sebab.

 

aku menghela nafas berat, di suhu rendah nan dingin ini. Rasa nya Hati ku sedikit lega setelah melihat anak itu, entah apa dan kenapa?

 

ponsel ku berdering .. dan itu dari suho hyeong

yahh jelas saja pasti aku akan di marahi karena pergi tanpa ijin.

“yak! yeol-ra . . neo eodiseo?” su ho hyeong sedikit teriak di seberang telpon .

“aku . . segera kembali hyeong geokjeongma” kata ku. terdengar su ho hyeong yang menghela nafas nya panjang. tak ada jawaban lebih lanjut dari nya. yang ada malah sambungan pangilan nya di putus.

Aku pun segera kembali ke dorm dan bukan ke Tempat latihan.

aku mengetik pesan teks untuk baek hyun sahbat ku sekaligus rekan kerja ku dan partner ku di EXO

‘yak ! baek . . eodiseo?’

tak lama ada jawaban dari nya .

‘tentu saja di dorm , segeralah pulang . Manajer hyeong , dan suho hyeong sudah gerutu tak jelas disini . yang jelas bersiaplah terkena ‘semprotan’ dari mereka . Ppaliwa!’

 

‘arraseo .’

‘cham ! kita ada siaran radio di kbs Cool fm malam ini . segralah datang dalam waktu 30 mnt ,jika tidak kau akan kena sanksi yeol-ra’

‘arraseo . . tunda untuk 15 menit saja , kau bisa kan ?’

‘heol ! baiklah yeol . untuk yang terakhir ini aku menolong mu . hadiah apa yang bisa kau berikan ?’

‘apa ya ? tiket konser VIP snsd Di jepang ?’

‘kkol ! serahkan semua nya padaku . yeol-ra’

aku hanya tersenyum mendapat jawaban dari baek hyun .

membujuk anak yang satu itu mudah saja, satu Hal seluruh hal atau apa saja yang berkaitan dengan SNSD atau salah satu member nya terutama tae yeon. ia akan bersedia melakukan perintah apa saja untuk kami atau mungkin aku, Park Chan Yeol.

Chan yeol POV end

***

han gun memberhentikan mobil nya tepat di sebuah lembaga bimbingan belajar sekolah dasar .

“ada apa kau cemberut begitu? dabin?” tanya sang appa .

da bin hanya memutar kedua bola mata nya dan menagkat bahu nya atas ketidak tahuan nya dan meminta han gun untuk mencari apa yang salah.

da bin pun segera turun dari mobil, dan segera membungkukkan badan nya sebagai tanda hormat.

“aku pergi belajar dulu, hati -hati di jalan. ahjussi.” ujar dabin datar .

han gun merubah gurat wajah nya yang tadi nya senang menjadi sedikit kecewa atau marah mungkin (?) .

“ahjussi ? . da bin-a aku ini sekarang appa mu”

“karena sewaktu jadi ahjussi kau lebih menyenangkan, daripada kau sudah menjadi appa ku sekarang . Appa . . Jeoseonghamnida . . aku akan berkata lebih hati -hati lain kali” kata da bin ia kemudian masuk ke dalam gedung itu .

Han gun hanya menghela nafas nya berat. untuk satu titik ia menangis seorang diri.

” bahkan ia sama seperti Ibu nya. kenapa orang seperti itu yang kalian nantikan? padahal sudah jelas aku berdiri di sini . aku hadir untuk kalian . Tapi, kalian tak pernah melihat ku” batin han gun dalam hati nya .

Han gun POV

Aku mencoba tidak untuk penasaran, dan mencari cari apa yang terjadi dan siapa yang ada di masa lalu hye bin. untuk itu aku menyibukkan diri ku untuk bekerja dan bekerja.

walau sebenar nya aku menyimpan rasa tahu yang sangatlah besar untu tahu masa lalu kalian,

aku ingin melihat mereka bahagia. Bahagia karena aku, dan bukan orang itu. Bahagia dan tertawa karena aku. aku ada untuk mu hye bin. bahagia karena Appa nya Da bin adalah aku, dan bukan dia.

Han Gun POV end .

Complicated To Be Continued

Iklan

2 pemikiran pada “(Chaptered) Complicated Love 8

Review And Chat here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s