(Chapter) Complicated Love -11

complicated love arinyessy

Title : Complicated Love Chapter 11

Author : exo-lbaekkie baekhyun

Genre : Romance, Sad, Married -Life

Length: Chapter

Cast : Jung Hye Bin (oc) |  Park Chan Yeol | Han Gun

Other  cast : akan ada  sesuai chapter

Disclaimer :Fanfic  ini  milik saya  semua  ide cerita  didalam nya  hanya  imaginasi  saya  belaka.  Jika  ada kesamaan  dalam  bentuk apapun  itu  hanya lah   ketidak sengajaan   dan  bukan  plagiat

Author note’s : Hay!! balik lgi nih, dan seperti kata aku, kalian bisa lihat Han Gun yang sebenarnya itu siapa ya diposter atas. Tapi, aku kembalikan lagi  ke kalian yang mmbacanya heehe. Dan.. TYPO Adalah warna -warni dalam FF heheheh jadiiii maapkeun nyak!!

Arin Yessy thanks for beautiful poster

Summary :

Ketika sebuah cinta tumbuh di antara  hubungan yang  terlarang

Skip – Part 10

 Hye bin mengantarkan berkas Han Gun yang tertinggal di rumah, ke tempat kerja nya di LHae grup. Hye bin tak tahu banyak  Sebagai apa dan siapa Han Gun ber kerja di sana, Yang Han Gun katakan pada nya ia hanyalah karyawan tetap di Perusahaan bergengsi tersebut.

Hye bin mengerutkan kening nya, Rasa Heran terlintas di benak nya, Yah.. Bagaimana tidak? Apa mungkin karyawan biasa punya sebuah ruangan sendiri?. Itulah yang ter -reset di pikiran Hye bin.Tak mau ambil pusing soal ruangan Han Gun Yang sedang  kosong itu, ia pun tak sengaja melihat sosok Han Gun memasuki sebuah ruangan, tertulis di pintu yang adalah

 

‘Ruang Presdir’

itulah yang tertangkap di  pupil cokelat milik  yeoja muda itu .

Tak bermaksud mendengar dan melihat apa yang ada di dalam ruangan yang cukup besar itu, namun karena pintu yang terbuka sedikit membuat nya bisa mengetahui apa yang ada di ruangan itu.

****

Seorang pria tua sedang menatap kearah luar. kemudian  seorang pria  muda masuk ke ruangan.

“sajang-nim, ada tuan muda” kata wanita itu yang adalah sekretaris melalui telpon pararel,  perintah pria tua itu ia masih menghadapkan badan nya ke arah luar.

“ya dia sudah di sini” Jawab Si pria tua itu, pria tua itu mendehem pelan.

“wae ?”

“abeoji, kenapa kau terus saja memaksaku untuk datang ke perjodohan ? dengar, aku sudah punya istri.”

‘perjodohan ?’

“istri apa? kau adalah Han Gun, pewaris LHae Grup. Kau tidak bisa punya istri seperti dia. Gadis rendahan, Yang tidak jelas asal usulnya. bahkan kau punya anak yang bukan dari hasil hubunganmu dengan nya.”

Hye bin terdiam, mendengar apa yang Pria tua itu ucapkan adalah mengenai diri nya, dan yang lebih mengejutkan saraf otak nya adalah Siapa sosok Han Gun sebenar nya. Yang ia tahu Suami nya itu hanyalah Seorang  Pegawai tetap di sini, tanpa ada jabatan yang tinggi atau memang sangat tinggi , bahkan tak mungkin ia meraih nya.

Kening nya berkerut, kaki nya terasa di paku sehingga ia tak dapat melangkah lebih jauh lagi.

“abeoji! jaga ucapan mu. ini hidup ku, abeoji jangan pernah lagi ikut campur dengan urusan ku. dan aku tak akan datang ke perjodohan  ini.”

“kau tau apa tentang hidup?! dasar anak kurang ajar” sang ayah hendak menampar sang anak . namun tangan han gun menahan nya.

Serasa seluruh energi yang tubuh nya hilang  bak pasir tertiup angin, membuat tangan nya yang menggenggam  berkas yang ia ingin berikan untuk han gun terlepas dan Jatuh kelantai, membuat Kedua orang di dalam ruangan itu menyadari kehadiran nya.

Mata han gun membulat tatkala ia melihat hye bin yang berdiri di depan pintu yang sedikit terbuka.

“Hye bin..” Gumam nya gusar .

Ia menatap ayah nya dengan tatapan benci.

Hye bin memberi salam hormat pada kedua pria yang ada di ruangan itu .

“Maaf mengganggu waktu kalian  dan ketidak sopanan ku, aku  hanya ingin mengantar berkas milik tuan Han Gun.

Ini berkas mu”

Hye bin kemudian berlari  dari hadapan dua pria yang tengah bertikai hebat di dalam ruangan  itu . dengan tangisan yang sudah membasahi pipi nya.

Han Gun mengepal tangan nya, Sang ayah hanya memandang anak nya tak peduli , bahkan sang ayah menatap anak nya layak nya sampah untuk nya.

“aku sudah menuruti mu, ayah. Kau minta aku untuk  mengurus perusahaan, aku melakukan nya. untuk itu aku meninggalkan profesi yang ku impikan, menjadi dokter. aku membuang mimpi ku sia sia . Jadi , aku mohon kita lakukan seperti  perjanjian kita di awal”

Han Gun pun segera keluar dari ruangan itu, mencari hye bin yang pasti masih di sekitar perusahaan sialan ini.  Bagaimana tidak sialan? bukan keberuntungan besar untuk diri nya mempunyai perusahaan besar yang adalah dia juga satu -satu nya menjadi ahli waris. Justru itu adalah bencana besar untuk nya dimana ia tak bisa mengenggam erat mimpi yang ia sudah capai  dan terlebih menghina gadis yang ia cintai adalah Hal yang tak  Termaafkan untuk nya.

***

Ha Ni menyapu pandang nya, Tak sengaja ia melihat Han Gun yang tengah tergesa -gesa berjalan di lobby seperti nya ia sedang ada urusan penting pikir Ha Ni. Tapi, tak ada salah nya untuk sekedar menyapa. Namun, langkah nya terhenti  di karenakan sudah da yang mengajak berbincang dengan Han Gun yang seperti nya Orang itu berasal dari  Perusahaan ini, seperti pegawai atau apalah.

 

Jarak Ha Ni yang tak terlalu jauh dari tempat Han Gun sedang berbincang membuat Ha Ni bisa mendengar apa yang mereka bahas.

“Tuan Han, anda harus menghadiri rapat pemegang saham sekarang. anda tidak bisa keluar dari sini ”

‘Tuan Han? Rapat pemegang saham?’ gumam Ha Ni yang tak mengerti apa yang mereka bicarakan .

Tapi, tidak. Untuk menit berikut nya, Mata nya membulat tak percaya .

‘Mungkin Han Gun . .’

“Tuan Han,  Anda adalah salah satu pemegang saham terbesar sekaligus Direktur eksekutif di LHae Grup. Jadi anda.’

“Tidak! Aku bukan siapa -siapa di sini. Jika kau ingin aku hadir, Kau saja yang mewakili ku. Aku tidak bisa datang, Aku harus mengurus sesuatu. Silyehamnida” Han Gun bergegas pergi  meninggalkan lobby yang cukup luas itu .

Bagai  petir di siang bolong, Rahang Ha Ni mengeras. Ia terperangah tatkala apa yang ia pikir kan adalah sebuah jawaban .

***

Da bin  berjalan di tempat parkir  gedung apartemen idola nya itu .dan sebuah mobil Van hitam telah memasuki  gedung itu dan ke basement untuk memarkirkan mobil mereka .

Yaa ! Chan Yeol -ra, bukan kah itu gadis kecil yang datang sewaktu Showcase dan Fansign kita ?” Ujar baek hyun sembari menunjuk ke arah yang dimaksud .

Hyung ! Hyung ! hentikan mobil nya .”  kata chan yeol .

“ada apa ?”  tanya Su Ho pada Chan Yeol.

“Hentikkan saja ku bilang !”  teriak Chan Yeol .

Manajeo hyeong, Hentikan mobil nya”  titah SuHo .

Pada saat itu barulah mobil nya berhenti setelah sang leader menyuruh nya untuk berhenti .

Chan yeol pun turun dari mobil, sembari membawa Tas MCM nya yang berisi barang penting milik nya dan tak lupa barang Da Bin yang selalu berada di dalam tas nya . Ia harus mengembalik kan nya .

***

“Da bin -ah !” Chan yeol memanggil dengan sedikit berteriak kemudian Da bin menoleh dan  rasa gembira terlukis di wajah nya yang murung sebelum nya.

“Chan Yeolli Oppa !” Da bin segera memeluk Chan yeol erat .

“Apa yang kau lakukan di sini? Mana Ibu mu?”  Tanya Chan yeol .

Da bin hanya menyungutkan bibir nya dan tak menjawab apa yang chan yeol tanyakan .

Chan yeol hanya mengelus lembut rambut Da Bin dan  menyeringai menampilkan gigi nya yang rapih .

“Ayo. Aku akan mengenalkan mu pada member EXO”  Chan yeol mengajak Da bin untuk menemui mereka yang baru saja turun dari Mobil Van itu .

“Benarkah ? Wah daebakkida

—-

“teman -teman tunggu sebentar, aku akan mengenalkan Da Bin pada kalian. Kenalkan Ini dia Gadis kecil yang aku bicarakan di Radio Kemarin.” Ujar chan yeol

“Anyeonghaseyeo, Da bin, Han DaBin imnida .. Bangapseubnida Oppa -deul”

Aigoo, ternyata kau cantik sekali” Puji Sehun sang maknae dalam grup .

“Gamsahamnida Sehun Oppa”

“kau Juga imut ternyata” timpal baekhyun

“seperti nya aku akan mengangkat mu sebagai seorang adik suatu hari nanti” lanjut Kai .

Omo! Aku fikir kau mirip dengan Chan Yeol keuchi ? Tapi,Da bin -ah maaf sekali, kami semua ingin sekali memberikan sebuah pertunjukkan kecil untuk mu, tapi sekarang kami  lelah sekali . Jadi, aku akan memberikan mu ini saja ya.” Kata SuHo.

eoh, SuHo hyung benar juga . Tapi, Kami akan memberikan penampilan yang terbaik.jadi, pastikan kau menghadiri ini ne, Da bin-ah” lanjut D.O

Hyeong, Kalian semua duluan saja masuk ke dalam, aku harus mengantar DaBin pulang dulu.Apartement nya dekat dari sini”

eoh.  Geuraeyaji. Hubungi aku kalau terjadi sesuatu ne ?”

“Baiklah, Kajja Da bin-ah” Ajak Chan yeol sembari menggandeng tangan mungil Da Bin .

“kalau begitu aku pulang dulu, Oppa . Gamsahamnida untuk hadiah kecil nya , Aku pasti akan datang .”

Da Bin kemudian memberi salam hormat dan melambaikan tangan pada Member EXO .

***

“Oppa -“

“Wae ?”

“Jangan antar aku pulang, aku tidak ingin di rumah sendirian . Ibu ku sedang ada urusan jadi tak ada di rumah”

“Apa kau bertengkar dengan Ibu mu ?”

Baru saja Da Bin ingin nenjawab, Chan yeol mengangkat  panggilan dari seseorang .

“Yeobeseyo ? Wae samchun ?”

” . . . ”

“eoh ! Baiklah, arraseo. aku akan ke sana. Ibu aku mohon bertahan lah”

Setelah mendapat panggilan itu hampir saja ia lupa akan kenyataan bahkan melupakan Da Bin yang masih berada di samping nya kini.

“Oppa, ada apa ?” tanya da bin yang masih menggenggam tangan Chan Yeol erat.

“eoh ? Ibu Oppa sakit, Oppa harus segera ke sana. Apa tak apa kau ikut dengan Oppa ke Rumah sakit Ilsan ? baru setelah itu kita pulang .”

“kkol ..” da bin menyetujui nya tanpa pikir panjang, lagipula ia bosan di rumah. Kesimpulan pikiran Da Bin adalah Yah, Kapan lagi  bisa jalan -jalan dan dekat dengan seorang artis layak nya Chan yeol. Belum tentu, semua orang mengalami hal yang sama seperti Da Bin kini. Anggap saja kini ia dapat Tiket emas Plus Jackpot.

Da bin menghubungi eomma nya, namun seperti nya ponsel sang ibu sedang tak aktif.

‘Yah, setidak nya aku sudah mencoba untuk memberi kabar pada mu, Bu .’

***

Han gun mencoba menghubungi Hye bin, namun Nihil hasil nya.

Ha Ni menunggu Hye Bin di Cafe tempat mereka janjian  namun sudah lebih dari Dua jam Hye bin tak juga muncul  di hubungi ponsel nya pun tak aktif.

dan, Hye Bin sendiri? Ia sedang di baru saja turun dari  Bus besar bertuliskan Seoul -Ilsan.

Pikiran nya kacau saat ini, ia hanya melenggang dengan tas slempang kecil yang melingkar di tubuh nya .

Ia hanya berjalan gontai tak tentu arah, Mungkin saja ia hanya menyerahkan tempat kemana ia harus pergi pada angin yang berhembus.

yang jelas sekarang  dipikiran nya hanyalah kata -kata pria tua tadi, yaitu Ayah nya Han Gun .

“istri apa ? kau adalah Han Gun , pewaris LHae Grup . Kau tidak bisa punya istri seperti dia. Yang tidak jelas asal usul nya . bahkan kau punya anak yang bukan dari hasil hubunganmu dengan nya .”

Membuat nya kembali  terisak  dan membuat dada nya terasa di tusuk ribuan jarum dari berbagai arah , Bagaimana bisa ? ia di rendahkan seperti itu, membuat dirinya Sangatlah Rendah di hadapan Suami nya sendiri .

“Keputusannya Menikahiku adalah kesalahan .”

***

Flashback ~

Hye Bin termangu di  Meja kerja nya, banyak hal yang ia pikirkan mengenai perusahaan tempat ia  berkerja .

“Pagi  cerah seperti ini, sudah melamun. Apa yang kau pikirkan Hye Bin -ssi ?” tanya lelaki itu dengan gurat wajah ceria seperti biasa. Senyum manis nya  memperindah apa yang sudah ada di wajah nya , Bahkan  sudut bibir hye bin akhir nya ikut tertaut naik ke atas setelah sebelum nya ia hanya bersungut -sungut ria dan bergumam hal apa saja.

“Tidak ada, Han Gun-ssi . Hanya beberapa pekerjaan yang hampir habis masa deadline nya.  Kau sendiri,  ada apa ke sini pagi sekali ?”  Tanya Hye Bin dengan lembut dan berwibawa seperti biasa namun kali ini di tambah dengan sedikit tautan senyum yang terlukis di wajah hye bin  sebagai balasan untuk Han Gun yang selalu saja tersenyum ketika berbincang dengan nya .

Han Gun kemudian mengeluarkan sebuah kantong Yang berisi kotak makanan .

“Ayo,  Sarapan bersama ku. Kali ini aku tidak mau ada penolakkan. Dua kali cukup, tapi tidak untuk yang ketiga . Ayo, perutku sudah demo minta di isi . Nde ?”

Ajak Han Gun yang tampak tak sengaja mengeluarkan aegyeo nya.Membuat Hye Bin tak bisa menolak, Yah setidak nya Kali ini Hye Bin tak menolak niat baik Han Gun untuk nya. Lagipula hanya sekedar sarapan, Apa masalah nya ? Itulah yang terlintas di pikiran Hye Bin.

Mereka pun  makan di sebuah taman kota yang tak jauh dari kantor Hye Bin.

“Makanlah” kata Han Gun .

“Nde . . Jalmokgeseubnida Han Gun-ssi”  ia pun mengambil  kimpab dan beberapa lembar salad dan kimchi dan mengunyah nya perlahan,

“ehmm, ini enak Han Gun -ssi.” Puji hye bin dengan senyum simpul dan masih melanjutkan makan nya.

“benarkah ? syukurlah.Tapi , tentu saja enak. Kau tau Hye Bin -ssi ? aku yang membuat semua ini .” Han gun membanggakan diri nya. Dan Hye bin hanya mengangguk mengiyakan.

“sebenarnya aku membuat ini semua, Karena da bin bilang pada ku bahwa ..’

“aku tidak bisa masak, begitu ?” potong Hye bin di sela makan nya.

Han Gun menghentikkan makan nya seketika,

“Ani , Hye bin -ssi aku tidak bermaksud, Mianheyeo. Ahh mulut ku ini .”  Han Gun memukul mulut nya sendiri  dan bukan nya marah karena perkataaan Han Gun barusan , Hye bin malah tertawa .

Dan inilah pertama kali nya Han Gun melihat  Pemandangan yang tak pernah ia dapat kan dari Hye Bin . Tak pernah ia melihat ekspersi Hye Bin seperti itu dan Mungkin itu adalah  Hal Pertama Yang paling indah yang pernah ia lihat, Yaa tentu sejauh ini.

“apa yang da bin katakan adalah benar ,  Aku tidak marah pada mu , Jadi . . kau tenang saja . Pasti  Da bin mengira Aku adalah ibu yang paling  buruk , bukan begitu Han Gun -ssi ”  Kata nya di sela -sela  tawa nya yang masih menghiasi suasana hati nya yang sedang baik , namun ia mengubah nya menjadi ekspresi kecewa di detik berikut nya.

“Eii . . Jangan berkata seperti itu, Perjuangan mu untuk Hye Bin lebih besar dari Ibu lain nya. Da bin pasti tak pernah memikirkan atau menanggap hal yang aneh -aneh. Dia tipe orang yang sederhana, Seperti diri mu . Percayalah”

Han gun menepuk bahu Hye bin, kemudian menggenggam tangan hye bin erat .

Hye bin menatap kembali iris milik Han Gun .Hanya saja ia bingung ada apa dengan Han Gun sampai -sampai begitu erat ia menggenggam tangan nya.

“Han Gun -ssi .. W-wae?”

“Menikahlah dengan ku”

Hye bin bergeming, seketika ia melepaskan tangan nya dari genggaman milik Han Gun .

Namun Han Gun kembali meyakin kan Hye bin dan kembali menahan nya .

“Ayo, Kita menikah. Tak peduli, siapa appa Kandung Da Bin aku akan, akan mengurus semua nya . Aku akan jadi  Appa Da bin mulai sekarang .”

Jantung Hye bin berdegup tak terkendali, tentu saja ia merasakan hal itu.

Seorang Namja yang baru saja di kenal nya kemudian beranjak masuk layak nya pencuri yang mencuri Mutiara  kemudian mencuri Diamon milik nya di waktu yang bersamaan.

Hye bin sendiri tak bisa memastikan di sebut apa debaran jantung yang sekarang ia rasakan . entah itu Terkejut , Takut atau justru Perasaan yang sama dengan Han Gun kini tengah mengambil alih akal sehat nya untuk menguasai  seluruh diamon dan  satu -satu nya mutiara yang ia miliki ?.

Han Gun mengecup kening Hye bin singkat.Dan hye bin ? Ia tak dapat. berbuat apapun kecuali  terperangah, Terpaku atau semacam nya.

“Jung Hye bin, Saranghae”

Flashback End ~

***

TBC

 

 

 

Iklan

2 pemikiran pada “(Chapter) Complicated Love -11

Review And Chat here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s