Cooking Skill

tumblr_mi69bja9041qjrv1bo1_500_large1

Miss of Beat R | Do Kyungsoo | Lilian (OC) | Fluff | Drabble

“Mom told me to be girl who can cook not only ramyun or hot water. She said it might be impressed my future boyfriend.”

Sesungguhnya Lilian tidak menyukai minggu paginya diganggu terlebih yang mengganggu adalah ibunya yang mengetuk pintu dengan tidak ada kelembutan sama sekali hanya untuk menyuruhnya belanja di pasar tradisional.

Maka disinilah ia berada, di perjalanan menuju rumahnya yang masih berada 3 blok di ujung sana dengan berjalan kaki. Kedua tangannya membawa kantung belanjaannya yang tidak ringan. Sebenarnya ada tiga kantung belanjaan, beruntung Kyungsoo mau membantunya sejak awal termasuk memilik bahan makanan yang segar.

Laki-laki yang seumuran dengannya itu juga berbelanja untuk kebutuhan restoran keluarganya, entah mengapa dia justru memilih untuk menemani Lilian saja ketimbang bersama ayahnya untuk ikut pulang dengan sepeda motor.

Kyungsoo adalah tetangganya yang merangkap menjadi teman yang akan selalu ada untuk Lilian. Ikatan pertemanan mereka sudah terjalin sejak Lilian lahir 10 bulan setelah Kyungsoo. Ia begitu mengerti Lilian melebihi gadis itu sendiri.

“Astaga, seharusnya aku masih berada di Hogwarts dan ikut dalam kejuaran Quidditch bersama Harry Potter saat ini,” keluh Lilian yang tiada akhir.

“Sehabis ini kau kan bisa kembali tidur dan bertemu Pottermu itu, Lil.” sahut Kyungsoo menenangkan. Sejak pertama kali Lilian menonton film Harry Potter di usia 7 tahun, ia menjadi terobsesi untuk menggantikan posisi Ginny Weasley sebagai pendamping si ‘the boy who lived’ tersebut bahkan sampai terbawa mimpi seperti yang sudah-sudah. Kyungsoo sudah sangat paham dengan itu.

“Oh tentu saja tidak bisa, Kyung. Ibuku akan menendangku keluar dari kamar bahkan sebelum aku memasukinya. Setelah ini aku harus memasak semua ini, kau tahu? Mom told me to be girl who can cook not only ramyun or hot water. She said it might be impressed my future boyfriend,”

“But being my girl, you wouldn’t have to.”

Celetukan Kyungsoo sukses membuat pipi Lilian menghangat. Entahlah, biasanya Lilian tidak peka jika seseorang menyindirnya, tapi kali ini saraf-saraf di otaknya jadi bekerja dengan tajam di penghujung musim dingin ini. Semoga saja ini bukan dirinya yang terlalu bawa perasaan atas ucapan Kyungsoo. “What do you mean, Kyung?”

Kyungsoo mengangkat bahunya acuh. “You know, i can cook everything as you want. I’m son of Chef, remember?So if you were—“

“I changed my mind. Aku akan belajar memasak saja kalau begitu.” potong Lilian sebelum Kyungsoo melanjutkan ucapan yang berputar-putar macam itu.

Ada perasaan kecewa amat ketara ketika Lilian memotong ucapannya. Oh ayolah, Kyungsoo baru saja ‘usaha’. “Memangnya kenapa?”

“It because, I don’t wanna lose any cooking battle from my future boyfriend who expert about that.” Lilian yang mengatakan itu sambil berjalan pun tidak menyadari bahwa sahabatnya itu tertinggal beberapa langkah di belakangnya.

Menurut Kyungsoo teori yang Jongin—sahabatnya—ajarkan salah besar.  Seharusnya pipi Lilian-lah yang saat ini bersemu merah saat laki-laki itu melakukan pick up lines kacangan seperti tadi, tapi lihat siapa yang saat ini pipinya sudah menjadi kepiting rebus sekarang.

Do Kyungsoo.

Finish


See ya

and

Keep bust a move

Iklan

Review And Chat here!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s